NEWS  

Sempat Kabur ke Jalan Asia, Dua Penjambret di Jalan Terendam Babakbelur Dihajar Massa

Share

MEDAN, Armadaberita.com – Wajah kedua peria berdarah-darah usai dihajar massa di Jalan Asia, Kecamatan Medan Area, Senin (18/11) sekira jam 21.00 wib.

Keduanya diketahui berinsial GD (17) warga Jalan Perjuangan, Gang Silindet Medan, dan IAS (16) warga Jalan Peratun Medan.

Massa menghajar keduanya setelah beberapa warga lain mengejar sembari meneriaki rampok. Tak lama berselang, Hoei Khiong Seng (58) warga Jalan Terendam, Kecamatan Medan Area, yang menjadi korban perampokan tiba di lokasi. Sementara guna menghindari amukan massa, kedua pelaku diamankan ke Pos Security Bank BCA di lokasi Jalan Asia.

Beberapa menit kemudian, petugas kepolisian dari Polrestabes Medan tiba di lokasi setelah menerima laporan adanya kedua pelaku perampokan diamankan massa.

Selanjutnya, kedua pelaku beserta korban dan barang bukti HP merk OPPO 11 warna Hijau yang dirampas pelaku dari korbannya, dibawa ke Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/11) sore, mbenarkan telah diamankan dua tersangka rampok Handphone di Jalan Terendam, tepatnya di sebuah Pos Kamling, Kecamatan Medan Area, Senin (18/11) malam.

Malam itu, terang Eko Hartanto, korban (Hoei Khiong Seng) sedang duduk bersama rekannya di Pos Kamling sembari memegang HP miliknya. Tiba-tiba, kedua pelaku datang mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 5546 AHZ ke arah korban dan dengan gerak cepat, salah seorang pelaku merampas HP milik korban.

Tak pelak, korban langsung terkejut dan spontan meneriaki rampok. Akan tetapi, kedua pelaku keburu tancap gass. Pun begitu, masyarakat disana ramai mengejarnya. Alhasil, setibanya di Japan Asia, kendaraan yang ditunggangi pelaku oleng hingga jatuh ke aspal. Warga yang mengejar dibelakangnya langsung menangkapnya.

Tau kalau keduanya pelaku jambret, massa pun sempat menghajarnya sebelum diamankan ke Pos Security.

“Ketika mendapatkan informasi bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Jala Terendam dan para tersangka sudah diamankan di Pos Security Bank BCA Jalan Asia Medan. Kemudian Team bergerak cepat untuk mengamankan para tersangka beserta barang bukti untuk dibawa ke Polrestabes Medan,” jelas Kompol Eko Hartanto.

Disjelaskan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini lagi bahwa dari hasil interogas, kedua tersangka mengakui perbuatanya telah melakukan pencurian dengan kekerasan di Jalan Terendam, Kecamatan Medan Area dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 5546 AHZ.

Mirisnya, meski terbilang berusia muda, kedua pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian di kota Medan. “Saat ini ada 10 lokasi aksi pencurian yang telah dilakukan kedua tersangka bersama temannya,” ungkapnya.

Beberapa lokasi pencurian yang dilakukan para tersangka yakni;

1. Di Jalan Pancing depan MMTC, kerugian HP Samsung. Tersangka, GD dan IAS, dan barang dijual ke Eko.

2. Jalan Pancing depan UNIMED, kerugian HP OPPO A 37. Tersangka, GD dan Andi. Barang dijual ke Eko.
3. Jalan Pelita I, kerugian HP Xiomi. Tersangka, GD dan Andi. Barang dijual ke Eko
4. Jalan Perjuangan, kerugian HP Xiomi 5 A. Tersangka, GD dan Andi. Barang dijual ke Eko
5. Jalan HM Yamin, kerugian HP Samsung Duos. Tersangka, GD dan IAS. Hasil curian juga dijual ke Eko.
6. Jalan Pancing, kerugian HP VIVO. Tersangka, GD dan Andi. Hasil curian dijual ke Eko
7. Jalan Pancing, Simp. Rela, kerugian HP xiomi redmi 4 A. Tersangka GD dan IAS. Hasil curian dijual ke Eko
8. Jalan Ngalengko, kerugian HP Samsung J 4. Tersangka GD dan Andi. Barang dijual ke Eko
9. Jalan Rakyat, kerugian HP Samsung Duos. Tersangka GD dan Andi. Hasil curian dijual ke Erik.
10. Jalan Pancing, kerugian HP VIVO Y91. Tersangka GD dan IAS. Hasil curian dijual ke Andi. (asn)

NB: GD (Gidion), dan IAS (Imanuel Alexandro Sinaga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *