Medan, ArmadaBerita.Com
Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) tewas dibegal di kawasan Jalan Mustafa Kecamatan Medan Timur, Rabu (14/6/2023) subuh.
Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Tambunan ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa yang menelan korban jiwa itu. “Iya benar, kabarnya pihak keluarga mau buat laporan,” aku Rona.
Hingga kini polisi mengaku masih memburu para pelaku. Polisi juga tengah melakukan penyelidikan dan periksa sejumlah CCTV yang ada di (TKP) Jalan Mustafa.
Sementara, Humas UMSU Ribut Priadi mengakui korban bernama Insanul Anshori Hasibuan merupakan mahasiswanya. “Iya benar, itu mahasiswa kita,” akunya.
Keterangan dihimpun, saat itu korban bersama temannya menaiki sepeda motor hendak pulang ke kosnya di kawasan Jalan Mustafa Kecamatan Medan Timur.
Namun, sebelum sampai di kos, korban dihentikan sejumlah pelaku, berupaya merampas sepeda motornya.
Almarhum, Insanul Anshori Hasibuan berupaya melakukan perlawanan. Akhirnya para pelaku membacok bagian kepala korban. Korban tak berdaya dibantai dengan senjata tajam.
Usai berhasil menguasai kendaraan korban, para pelaku melarikan diri. Warga telah menemukan korban dengan kondisi terluka parah. Sempat dilarikan ke rumah sakit, korban akhirnya meninggal dunia.
Menurut informasi, almarhum merupakan salah satu Kader PK IMM FISIP UMSU P.A 22/23. Oleh pihak keluarga, jenazah akan di berangkatkan ke Sosa Kabupaten Padan Lawas untuk dikebumikan. “Iya, tadi pagi dapat kabar dari dosennya,” sebut salah seorang warga.
Informasi ini pun mendapat respon duka mendalam dari ratusan masyarakat yang tergabung di Himpunan Masyarakat Tabagsel Indonesia (HMTI). Dalam sebuah group WhatsApp yang dihuni ratusan masyarakat Tabagsel di dalamnya pun banyak menyampaikan doa.
“Saya sbg warga palas turut berduka cita ya semonga amal nya di trm alloh swt aamiin,” tulis salah seorang masyarakat Tabagsel di Whatsapp Group.
“Inna lillahi wa Inna ilaihi Raji’un turut berdukacita yg sedalam dalamnya semoga almarhum di ampuni dosa dosanya di maafkan segala kesalahannya diterima amal ibadah nya ditempatkan di sisiNya surga nya Allah dan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran ketabahan dan keikhlasan aamiin aamiin aamiin ya rabbal aalaamiin,” sahut WhatsApp dengan nama Siti Salmah Harahap.
Bahkan tak sedikit memanjatkan doa buat almarhum. “Al-fatihah,” tulis Masniari Siregar.
“Sholat ghoib kiranya kita tegakkan semoga alm. Khusnul khotimah,” ajak penghuni group Whatsapp HMTI lainnya. (Red)










