Medan, ArmadaBerita.Com
Salah satu lokasi arena perjudian menggunakan mesin Tembak Ikan digerebek polisi dari kawanan Komplek Taman Permata, Jalan Perhubungan, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jum’at (5/8/2022) siang.
Penggerebekan itu dilakukan beberapa personel Polsek Percut Sei Tuan Polrestabes Medan yang sebelumnya telah menerima laporan keresahan dari warga sekitar.
Polisi yang didampingi Kadus VII Desa Kolam beserta perangkat Desa Kolam menemukan mesin judi tersebut di sebuah rumah milik warga. Polisi langsung menyitanya guna dijadikan barang bukti dikepolisian. Sayangnya, tak satupun pemain apalagi bandar judinya ditangkap.
Menurut Rahmat (45) selaku Kadus 7 Desa Kolam, dari informasi masyarakat bahwa perjudian ketangkasan tembak ikan baru seminggu beroprasi.
Namun terdengar beberapa tudingan dari warga bahwa penggerebekan lapak judi tembak ikan di kawasan kampung kolam yang terbilang baru beroperasi lantaran belum adanya “setoran” kepada oknum polisi seperti yang terjadi di beberapa titik lokasi judi.
“Karena belum setor nya itu bang, coba kalau setor, nggak bakalan digerebek. Buktinya di kawasan pinggiran Rel Tembung ramai lapak judi Tembak Ikan, ding dong/Jecpot, hingga peredaran narkoba. Keberadaan judi disitu sudah lama lagi, tapi nggak ada digerebek dan masih ramai beberapa titik disana,” kata warga Tembung kepada wartawan.
“Cobalah digerebek sampai bersih di kawasan Tembung Gang Puyuh sampai ke Pinggiran Rel Kereta Api, saya yakin nggak mampu mereka,” cetus pria yang berprofesi sebagai pedagang ini.
Sementara diketahui dan ramai jadi pembincangan di masyarakat se Kecamatan Percut Sei Tuan, bahwa arena lapak judi banyak di kawasan Pasar 7 Tembung, Gang Puyuh dan sekitarnya. Bahkan lapak judi bermodus ketangkasan itu paling banyak terdapat di daerah pinggiran Rel.
Bukan hanya judi yang ramai, di kawasan pinggiran Rel Kereta Api juga disinyalir jadi kawasan peredaran narkoba. Sebab, lokasi pinggiran Rel sudah beberapa kali dilakukan penggerebekan oleh segerombolan polisi, baik dari Polsek, Polrestabes hingga Poldasu. Akan tetapi, para bandit judi dan narkoba disana masih doyan dan seakan tak takut.
Hal itu semakin membuat kecemasan bagi para warga, kususnya ibu-ibu. Pasalnya, mereka takut imbas keadaan disana bisa mempengaruhi banyak orang termaksud keluarga sendiri.
“Sudah ngeri kali lah bang di kawasan Pasar 7 Tembung sampai pinggiran Rel kalau masalah judi dan Narkoba. Padahal sudah digerebek aja masih ramai disitu. Sekarang lagi, mesin judi Tembak Ikan di kawasan itu berdekatan, hanya berjarak beberapa meter ada lagi lapaknya. Polisi pun tau tapi nggak mau gerebek, krn katanya itu punya polisi juga marga Sitanggang,” beber warga lainnya yang minta namanya tak dipublish. (ASN)











