Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Di usiannya yang sudah menua yakni 66 tahun, Morlan Simbolon mulai kurang pendengaran. Namun kesehariannya dalam bertani tetap rutin dikerjakan yakni turun ke sawah.
Letak sawah kakek yang beralamat di Dusun IX, Desa Serdang, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang ini harus melintasi rel kereta api. Namun peristiwa maut itu merenggut nyawanya, Senin (10/8/2020) sekitar pukul 16.50 WIB.
Petani ini tewas seketika usai tubuhnya tertabrak Kereta Api (KA) Putri Deli dengan NO U 65, rute Tanjung Balai-Medan di perlintasan KA Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.
Akibat kejadian itu, nyawa petani malang itu pun tak terselamatkan. Sebab, perutnya terpotong hingga ususnya terburai, kaki kiri putus, serta luka di sekujur tubuhnya.
Petugas kepolisian yang menerima laka lantas kereta api itu langsung mengevaluasi jenazah kakek Morlan Simbolon itu ke Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Deli Serdang guna penyerahan berita acara ke keluarga.
Menurut keterangan saksi, Jatendra Sihombing (34), warga Dusun IX, Desa Serdang, sekitar pukul 16.15 WIB, korban melintas dari rel kereta api sepulang dari sawah. Diduga karena pendengarannya sudah tidak normal, korban tidak mengetahui kedatangan kereta api.
“Diduga karena korban kurang pendengaran, sehingga tak mengetahui datangnya kereta api dan langsung terpental serta tewas seketika dengan kondisi mengenaskan,” terang Kapolsek Beringin, AKP MKL Tobing maupun Kanit Reskrimnya, AKP D Manalu kepada wartawan.
Menurut keduanya bahwa kecelakaan tersebut sudah ditangani Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Deli Serdang.
“Iya benar, kasusnya sudah ditangani Unit Laka Satlantas Polresta Deli Serdang,” kata MKL Tobing dan D Manalu.
MKL Tobing meminta warga Desa Serdang agar lebih waspada sewaktu melintas di seputaran rel kereta api.
“Personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) mengimbau agar masyarakyat tidak dibolehkan melintas dari daerah rel kereta api, berhubung rel kereta api tersebut sudah rel ganda yang sangat rawan kecelakaan,” imbaunya. (Ck)










