Deli Sersang, ArmadaBerita.Com
Sempat pamit pergi bermain di kawasan kolam ikan tak jauh dari rumahnya, bocah berusia 4 tahun ditemukan ayahnya tenggelam di dasar kolam tepatnya dibelakang SD Inpres Dusun IV, Desa Serdang, Kecamatan Beringin, Minggu (1/3/2020).
Ketika ditemukan, bocah bernaman, Glend Aldi Sihotang itu, sudah tak bernyawa.
Kapolsek Beringin Polresta Deli Serdang, AKP MKL Tobing saat dikonfirmasi membenarkan adanya balita meninggal dunia tenggelam di kolam ikan tersebut.
“Benar, korban diduga terjatuh saat bermain di area kolam ikan hingga tenggelam dan merenggang nyawa,” ujar AKP MKL Tobing.
Diterangkanya, korban pertama kali ditemukan tewas tenggelam di kolam ikan oleh orangtuanya.
“Jadi, sebelum ditemukan tak bernyawa. Glend Adi Sihotang lebih dulu pamit kepada sang ayah Ando Sihotang untuk bermain di kolam ikan yang berjarak 30 meter dari rumahnya,” terang mantan Wakapolsek Deli Tua ini.
Tobing menyebutkan, ayah kandung yang menunggu anaknya tak kunjung pulang, lantas langsung mencari di area kolam ikan.
“Karena sang ayah tak menemukan anaknya di area kolam ikan. Lalu, ia pun berinisiatif mencari ke dalam kolam ikan. Hasilnya, Ando Sihotang menemukan jasad buah hatinya. Kemudian membawa ke rumah,” sebutnya.
Setiba di rumah, diterangkan Kapolsek, keluarga yang melihat kondisi Glend Aldi Sihotang memberikan pertolongan dengan membawanya ke Klinik Genesa di Batang Kuis.
“Sesampainya di klinik, dokter yang memeriksa menyatakan jika korban sudah meninggal dunia. Sehingga tidak dilakukan upaya medis, dan membawanya kembali ke rumah duka,” jelasnya.
Selepas itu, Tobing menuturkan, Unit Reskrim Polsek Beringin Polresta Deli Serdang tiba di rumah duka setelah memperoleh informasi adanya balita tewas tenggelam.
“Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari jasad korban. Oleh karenanya, keluarga keberatan dilakukan otopsi dan bersedia membuat surat pernyataan,” tuturnya.
Tobing menambahkan, korban diketahui sebelumnya juga pernah masuk kedalam kolam. Namun berhasil diselamatkan karena ada aktifitas disekitar sekolah.
“Sekitar dua bulan lalu, korban pernah tenggelam ke dalam kolam ikan tersebut. Tapi, berhasil diselamatkan. Hal ini diketahui dari keterangan orangtuanya,” punglasnya. (Ck)










