MEDAN, ARMADA BERITA – Kehebohan terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Medan, saat ledakan menerjang showroom di gedung eks Rumah Makan Famili. Meski awalnya warga menduga bom, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Teddy John Sahala Marbun, memastikan bahwa ledakan tersebut berasal dari pipa gas bawah tanah, bukan bom.
Kapolrestabes Medan meninjau lokasi bersama pelaksana harian Kasi Humas Polrestabes Medan dan Tim Jibom Gegana Brimob Polda Sumut. Teddy Jhon Sahala Marbun menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik, karena insiden tersebut hanya melibatkan ledakan pipa gas bawah tanah.
“Bukan ledakan bom, tapi hanya ledakan pipa gas bawah tanah,” jelas Kapolrestabes Medan, Selasa (16/1). Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpancing berita hoax, dan melanjutkan aktivitas sehari-hari.
Sebelumnya, ledakan pipa gas bawah tanah pada Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, mengejutkan warga sekitar. Meskipun suara ledakan mirip bom, Kapolrestabes memastikan bahwa kejadian ini hanya akibat ledakan pipa gas bawah tanah.
Peristiwa itu merusak bagian depan Bunda Hotel, memecahkan kaca showroom mobil, dan merusak Hotel Daksina. Satu orang dilaporkan menjadi korban luka-luka dan sudah dirawat di rumah sakit. (ASN)










