Medan | Armadaberita.com – Besok, Jumat (8/11/2024), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan akan menggelar debat pertama bagi para pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan. Acara ini akan berlangsung di Four Points by Sheraton, Jalan Gatot Subroto, Medan, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.
Menurut Bobby Niedal Dalimunthe, Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Medan, tema yang akan diangkat pada debat ini adalah “Mensejahterakan Masyarakat dan Pembangunan Daerah Kota Medan.” Tema ini dipilih untuk menggali gagasan dan rencana para calon terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Medan.
Debat ini akan dihadiri oleh lima panelis yang berkompeten di bidangnya, antara lain Prof. Kusbianto (Mantan Rektor Universitas Darmawangsa), Assoc. Prof. Zainuddin (Dosen Fakultas Hukum UMSU), Faisal Marawa (Dosen FISIP USU), Truli Okto Purba (Jurnalis), dan Agussyah R. Damanik (Mantan Ketua KPU Medan).
Setiap pasangan calon diperbolehkan membawa 50 orang pendukung. Namun, para pendukung dilarang membawa alat peraga kampanye, kecuali atribut yang dikenakan di tubuh.
KPU juga menegaskan bahwa selama debat berlangsung, semua pendukung, tamu undangan, serta peserta debat harus menjaga ketenangan dan tidak melakukan intimidasi, baik dalam bentuk ucapan maupun tindakan, kepada pasangan calon, moderator, atau panelis.
Format debat akan berbentuk kandidat-moderator, dengan durasi 90 menit yang dibagi dalam enam segmen. Setiap pasangan calon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi, misi, serta program mereka tanpa boleh memotong atau menyerang pasangan calon lain secara pribadi. Moderator akan menghentikan paparan jika waktu sudah habis.
Debat ini akan disiarkan langsung oleh stasiun TV swasta, INews, sehingga masyarakat bisa menyaksikan dari rumah. Tiga pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada Medan ini adalah:
1. Rico Tri Putra Bayu Waas dan Zakiyuddin Harahap (Nomor Urut 1)
2. Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani (Nomor Urut 2)
3. Hidayatullah dan Ahmad Yasyir Ridho Loebis (Nomor Urut 3)
Debat ini menjadi kesempatan penting bagi masyarakat Medan untuk mengenal lebih dekat program dan visi para calon, sebelum menentukan pilihan mereka pada pemilu nanti. (*)
Reporter: Dedy Hutajulu











