NEWS  

KPPU Tinjau Harga Pangan Jelang Nataru, Tidak Perlu Intervensi Hukum Saat Ini

Share

Jakarta, Armadaberita.com – Prof. M. Afif Hasbullah, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), menyampaikan hasil pemantauan harga komoditas strategis menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Meskipun terdapat fluktuasi harga, KPPU menilai, belum diperlukan intervensi melalui penegakan hukum persaingan usaha.

Hasbullah menjelaskan, fluktuasi harga komoditas utama, seperti beras, daging sapi, dan bawang, dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk dampak el nino, kurangnya pasokan, dan meningkatnya permintaan. KPPU secara aktif melakukan pemantauan di berbagai wilayah, termasuk Medan, Lampung, Bandung, Surabaya, Samarinda, Makassar, dan Yogyakarta.

Dalam rinciannya, Hasbullah menyatakan, “Pada wilayah Indonesia Timur, kita melihat variasi harga tertinggi dan terendah untuk komoditas seperti beras, kedelai, dan jagung. Sementara itu, di wilayah Kalimantan, tercatat fluktuasi harga pada cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan daging sapi.”

Dalam pemantauan di wilayah Sumatera, KPPU mencatat kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti bawang merah, ayam ras, dan daging sapi. Sementara itu, di wilayah Jawa dan sekitarnya, terjadi peningkatan harga pada bawang merah, bawang putih, dan gula pasir.

Hasbullah menegaskan, KPPU akan terus memantau harga komoditas, khususnya yang memiliki karakter pasar oligopolistik. Dia juga mendesak pemerintah untuk mengambil langkah-langkah stabilisasi harga sebagai upaya penting dalam menciptakan stabilitas politik menjelang Pemilu 2024.

Meskipun terdapat beberapa kenaikan harga, Hasbullah menegaskan bahwa saat ini belum diperlukan intervensi hukum persaingan usaha, dan KPPU akan terus bekerja untuk memastikan adanya persaingan yang sehat di pasar. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *