NEWS  

Istri Pergi Antar Pesanan Online, Suami Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Entah bagaimana saat itu fikiran, Widya Andriani (30) begitu pulang ke rumahnya dan mengetahui suaminya, SW (34) telah meninggal dunia. Isak tangis keluarga pun pecah begitu Widya tiba di rumahnya di Jalan Bunga, Dusun I Madyo, Desa Sidodadi, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (29/6/2021) siang.

Apalagi diketahui, SW mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumah mereka. Padahal, pagi tadi masih bersama istri dan keluarganya. Namun selepas istri pergi mengantar pesanan online, almarhum yang berada di rumah seorang diri, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon.

Peristiwa itupun dilaporkan Kadus I bernama, Nanda Hermawan ke polisi. Petugas Polsek Biru-biru lantas mendatangi tempat kejadian.

Kapolsek Biru-biru, Iptu Cahyadi membenarkan prihal korban gantung diri di rumahnya. Cahyadi menjelaskan, pagi tadi sekira pukul 09.00 wib, SW bersama istri, anak, dan ibu kandungnya, Kriswati (56) sarapan pagi di rumah mereka.

“Setengah jam kemudian, sekitar pukul 10.30 wib, istri korban pamit ke korban untuk mengantar pesanan online. Bersamaan dengan itu, orang tua korban bersama anak korban pergi ke rumahnya yang berada di sebelah rumah korban,” kata Cahyadi menejlaskan kronologis kejadian.

Pada saat itu SW tinggal di rumah sendirian, sambung Cahyadi, sekitar pukul 11.00 wib, orang tua korban kembali ke rumah korban untuk mengambil pakaian anak korban yang dijaganya. Setiba di rumah, orangtua korban mendapati pintu depan rumah korban tertutup dan terkunci. Ibu almarhum berusaha memanggil berulang-ulang, namun tidak ada jawaban dari dalam rumah.

“Kemudian ibu korban mengintip dari jendela ruangan sholat di sebelah kanan pintu rumah korban, pada saat itu dilihat korban sudah tergantung dengan seutas tali nilon warna hijau di semen cor gang antara ruang tamu ke dapur. Tali itu biasanya digunakan untuk tali ayunan anak korban,” ungkap Cahyadi.

Melihat kejadian itu, ibu korban sontak terkejut dan langsung memanggil tetangga untuk membuka pintu rumah korban. Selanjutnya tetangga korban membuka pintu rumah korban melalui jendela sebelah kiri dengan cara mencongkel. Kemudian tetangga bersama keluarga korban menurunkan SW dan membaringkannya di ruang tamu rumah.

Atas kejadian tersebut personil Polsek Biru-Biru melakukan kordinasi dengan pihak keluarga korban agar jenazah korban di bawa ke Rumah Sakit / Puskesmas Biru-Biru guna dilakukan pemeriksaan atas kematian korban namun pihak keluarga menolak dilakukan outopsi / pemeriksaan terhadap korban.

“Pihak keluarga menolak diautopsi sudah iklas dan menerima atas kematian korban, serta tidak merasa keberatan dengan membuat surat pernyataan,” jelas Iptu Cahyadi.

Iptu Cahyadi juga menyatakan bahwa Dari informasi pihak keluarga dan pihak Puskesmas Biru-Biru menerangkan bahwa korban SW tidak ada penyakit bawaan dan murni meninggal karena gantung diri.

“Menurut hasil intrograsi dengan istri dan ibu korban, tidak ada masalah apa-apa soalnya korban sifatnya tertutup dan korban selama hidupnya tak pernah ada masalah di lingkungannya maupun di desanya,” ungkap Itu Cahyadi. (CK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *