NEWS  

Heboh…!!!Ada Lapak Judi Dadu Terbesar di Jalan Beringin Deli Serdang Warga Resah, Kapolresta Janji Akan Ditertibkan

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Bisnis judi di massa Pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 pada saat ini memang sangat menjanjikan. Tidak seperti bisnis kuliner maupun jajakan makanan yang kian merasa tersulitkan. Malahan bisnis ilegal itu makin berkiprah, seperti judi bermoduskan tembak ikan maupun judi dadu, namun kian meresahkan warga.

Seperti lapak judi dadu yang beroprasi Jalan Beringin, Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Warga masyarakat mengaku, lapak judi ini terbilang baru buka, namun ramai dikunjungi masyarakat pecandu judi.

Bahkan disebut-sebut, permainan judi dadu di Jalan Beringin wilayah hukum Polresta Deli Serdang, Polda Sumut ini terbesar di wilayahnya. Bahkan warga semoat beberapa kali melakukan aksi demo. Karena sempat heboh keberadaannya, beberapa media sempat menyorotinya, bahkan.

“Baru buka lapak judi dadu di Jalan Beringin ini, cuma terbesar. Yang main pun tatuhannya besar-besar, omsetnya ratusan juta per hari,” kata warga kepada wartawan, Senin (23/8/2021) yang minta namanya dirahasiakan.

Keberadaan lapak judi dadu itu sengaja dibuat nyaman bagi pengunjung. Letaknya disebut bangunan besar yang terdapat lahan parkir luas. Gedung itu seperti gudang yang sengaja dikosongkan untuk para pemain.

“Kemarin belum ada pagarnya kalau mau masuk, kalau sekarang sudah ada pagarnya dan mobil-mobil banyak terparkir karena parkirannya luas,” ungkap warga lagi.

Warga yang resah akan keberadaan judi itu mengaku tak habis fikir bisnis ilegal itu bisa beroperasi dengan nyaman. Padahal, pada saat ini diberlakukan PPKM darurat level 4. Para pemain diduga sampai desak-desakan tanpa menghiraukan protokol kesehatan (Proses) yang terus digadang-gadang pemerintah.

Bahkan menurut warga, bisnis itu banyak dikunjungi orang-orang dari segi ekonomi keuangan yang lumayan.

“Kalau mau masuk ke arena judi itu gak sembarangan, ada yang jaga. Termaksud ada oknum aparat dan kebanyakan yang jaga dari ormas koe pemuda dan (OKP),” ucap warga lainnya.

Bisa beroprasinya lapak judi itu juga diduga karena pihak pengelola telah memberikan “upeti” bagi aparat dan lainnya. Tudingan itu dilontarkan warga karena beberapa kali melihat aparat masuk ke dalam kapal judi tersebut dan masih beroprasinya lapak judi dadu itu dengan subur.

Karenanya, warga berharap Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK dan Kapolda Sumatera Utara, Irjon Pol Panca Putra Simanjuntak selaku pemimpin aparat di Deli Serdang dan Sumut bisa menindak bisnis-bisnis ilegal yang hadir di masyarakat di massa ekonomi sulit seperti saat ini (pandemi corona).

“Kita sebagai masyarakat berharap pejabat kepolisian bisa menutupnya. Kita nggak mau generasi dan warga kami semakin terjerumus. Kita juga didukung beberapa elemen masyarakat dan ormas islam yang nantinya bersedia jika aparat kepolisian tak mampu menutup lapak judi itu,” tegas warga.

Terkait marak dan hebohnya keberadaan lapak judi dadu terbesar yang dikeluhakan warga masyarakat itu, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK ketika dikonfirmasi, armadaberita.com berjanji akan melakukan penertiban jika lapak judi itu memang ada.

“Terimakasih, akan kami tertibkan bila ada judinya,” ucap Yemi, Senin (23/8/2021). (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *