NEWS  

Diteriaki Jambret Oleh Pemilik Tas, Pasaribu Masuk Rumkit dan Sel

Share

Siantar, ArmadaBerita.Com

Pelarian Alfredo Pasaribu (33) sampai di di depan Pabrik Rokok, kandas. Warga yang geram menghajarnya sampai bonyok tepatnya di Jalan Justin Sihombing, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, Sabtu (18/2/2023) siang pukul 12.39 WIB.

Pria ini berusaha kabur, namun jatuh dipepet mobil usai menjabret tas wanita pengendara sepeda motor. “Pelarian pelaku kandas karena korban yang sendiri yang mengejar sambil teriak,” kata Kapolsek Siantar Timur IPDA Jon Purba dihubungi wartawan melalui seluler.

Jon mengatakan, pelaku dihakimi warga setelah sepeda motor yang ditunggangi nya terjatuh. Kondisinya pun babak-belur dihajar masaa hingga dilarikan ke rumah sakit(rumkit/klinik). Setelah diobati da dijebloskan ke sel.

Sementara rekan pelaku inisial JS warga simpang dua berhasil kabur dan kini dtetapkan sebagai DPO.

“Pelaku Alfredo kita amankan dari amukan masa. Si Alfredo, dia bertugas sebagai joki. Kalau JS sebagai pemetik atau merampas tas milik korban,” ucap Jon.

Dikatakan, pelaku Alfredo warga Jalan Lapangan Bola Bawah, Kecamatan Siantar Marihat, bersama satu unit sepeda motor yang digunakan disita polisi. Sekarang pelaku dan barang bukti itu berada di Polsek Siantar Timur.

Korbannya Hotriani Saragih (56) bersama anaknya, Inka Grasia Ambarita (26) warga Kecamatan Siantar Sitalasari kini resmi membuat laporan pengaduan.

Masih kata Jon, saat itu korban berangkat dari rumah keluarganya di Jalan Mata Air Bersih hendak pergi ke pesta di Wisma Tama Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Korban menggunakan sepeda motor merk yamaha Mio Warna Putih BK 2096 WAF. Saat melintas di TKP, dua pelaku mengendarai sepeda motor merek Revo tanpa pelat membuntuti keduanya.

“Korban dari belakang dan kedua pelaku langsung memepet serta mengambil tas berisikan uang, tas, baju, hape merek Oppo 16 dan kaca mata yang dipegang korban,” ucap Jon.

Melihat itu, anak korban spontan berteriak “jambret” dan mengejar kendaraan pelaku. Saat bersamaan mobil Rush warna hitam yang melintas pada saat itu juga ikut membantu untuk mengejar pelaku.

Mobil Rush yang saat itu melakukan pengejaran memepet sepeda motor yang digunakan pelaku hingga terjatuh di lokasi. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berhamburan ke lokasi.

“Warga kemudian mengamankan salah satu pelaku, itu si Alfredo. Saat itu juga, rekan dia inisial JS berhasil melarikan diri. Selang beberapa menit kemudian, petugas kami datang mengamankan,” jelasnya.

Atas insiden tersebut lanjut Jon, korban mengalami kerugian material sebesar Rp3.510.000 dan pelaku Alfredo kini sudah mendekam di sel tahanan guna mempertanggungjawabkan segala perbuatannya. (Hay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *