Medan, ArmadaBerita.Com
Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartanto, menyerahkan secara langsung apresiasi atas pencapaian Provinsi Sumatera Utara sebagai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk Provinsi Terbaik Wilayah Sumatera kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Kamis (9/9) pagi.
Penyerahan piala serta sertifikat tersebut turut dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara (BI Sumut), Soekowardojo, beserta rombongan Menko Perekonomian, BNPB, perwakilan DPR RI, serta pimpinan Forkopimda Sumatera Utara di Pendopo Gubernur.
Kegiatan turut disaksikan secara virtual oleh Pemerintah Kab/Kota se-Sumatera Utara. Penyerahan pala TPID Awards tersebut menjadi rangkaian dalam agenda kunjungan kerja Menko ke Sumatera Urara dalam rangka Rapat Koordinator, Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Covic-19 di Provinsi Sumatera Utara.
Penghargaan TPID Awards yang diterima oleh Sumatera Utara menjadi salah satu bukti atas keberhasilan TPID Provinsi Sumatera Utara dalam menjaga stabilitas inflasi di daerah. “Sumatera Utara memperoleh penghargaan TPID Awards 2021 melalui program Pekan Horas Tani (Pengembangan Kawasan Hortkultura Strategis Berbasis Kelompok Tani),” sebut Gubsu.
Atas pencapaian itu, Gubsu mengucapkan terima kasih dan apresiasi setingginya kepada Menko Perekonomian RI dan TPIP atas apresiasi TPID Awards yang diberikan kepada Sumatera Utara. “Mari bersama kita menjaga stabilitas inflasi Sumatera Utara, demi masyarakat Sumatera Utara yang lebih bermartabat dan sejahtera,” serunya.
Sementara itu, Kepala BI Sumut, Soekowardojo menjelaskan, Pekan Horas Tani merupakan program untuk mendukung ketersediaan komoditi pangan strategis khususnya cabai merah dan bawang merah di Sumatera Utara.
Budidaya difokuskan dengan melakukan pendampingan dan pemberian bantuan kepada Kelompok Tani di berbagai Kab/Kota di Sumatera Utara yang telah berbadan hukum dan berhasil meningkatkan produktivitas daerah untuk komoditas cabai merah dan bawang merah.
Pada 2020, papar Soekowardojo, terpantau fluktuasi harga cabai dan bawang mereda, produktivitas meningkat, serta tekanan inflasi relatif melandai, bagian dari dampak pelaksanaan program Pekan Horas Tani di Sumatera Utara. Semangat dan motivasi dalam menjaga stabilitas inflasi dan partisipasi TPID Awards perlu terus dijaga dan ditingkatkan.
“Partisipasi pemda Sumatera Utara pada TPID Awards 2021 telah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari 58,82% (19 Kab/Kota dan 1 Provinsi) pada tahun 2020 menjadi 88,26% (29 Kab/Kota dan 1 Provinsi) pada tahun 2021,” paparnya.
Kedepan, lanjut Soekowardojo, akan terus dilakukan penguatan program kerja TPID dengan fokus 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Komunikasi Efektif).
Dalam menjaga penguatan program kerja tersebut dilakukan melalui; Early warning system monitoring harga, Implementasi teknologi digital pada pertanian, Penguatan peran BUMD pangan, Perluasan Kerjasama Antar Daerah (KAD), Optimalisasi Sistem Resi Gudang (SRG), Penyediaan sarana pendukung dan penguatan kelembagaan, serta didukung pelaksanaan rapat koordinasi secara rutin oleh segenap TPID Provinsi dan TPID Kab/Kota.
“Dengan segala upaya yang telah dilakukan oleh TPID Sumatera Utara, selama periode 2021 realisasi perkembangan inflasi Sumatera Utara terjaga pada sasaran nasional 3%±1%. Tercatat pada Agustus 2021, inflasi Sumatera Utara sebesar -0,08% (mtm), 0,54% (ytd), atau 2,10% (yoy),” pungkasnya. (ASN)











