Talang Muandau, Armadaberita.com – Sekolah menengah pertama (SMP) merupakan masa yang penting dalam pembentukan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hal ini diakui oleh SMP Negeri 2 Talang Muandau, yang telah berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa-siswinya. Upaya ini merupakan respons terhadap hasil analisis rapor pendidikan yang menyoroti pentingnya aspek ini dalam pendidikan.
Pada 10 Oktober 2023, SMP Negeri 2 Talang Muandau menggelar workshop asesmen dan Pembelajaran Literasi Numerasi. Acara berlangsung di Ruang Majelis Guru dan dihadiri oleh seluruh guru. Workshop dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir pukul 14.00 WIB, menunjukkan komitmen yang kuat dari pihak sekolah dalam memperkuat literasi numerasi siswa.
Kepala SMP Negeri 2 Talang Muandau, Aroma Yoshi, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menjelaskan, workshop ini adalah bagian dari Perencanaan Berbasis Data (PBD) sekolah, terutama berdasarkan rekomendasi dari analisis rapor pendidikan. “Pengembangan Pembelajaran literasi-numerasi menjadi fokus perhatian kami. Harapannya program ini menjadi program yang berdampak dan berpihak pada kebutuhan siswa,” kata Yoshi.
Berto Sitompul, S.Pd., seorang pendiri guruberto.com dan penulis soal nasional tahun 2018, menjadi narasumber dalam workshop ini. Ia menekankan pentingnya literasi numerasi dalam semua mata pelajaran. “Literasi bukan hanya tugas guru bahasa. Numerasi bukan hanya tugas guru matematika. Literasi numerasi harus terintegrasi pada semua mata pelajaran. Jadi merupakan tugas kita semua untuk saling bahu membahu,” jelas Berto.
Berto juga memberikan wawasan tentang bagaimana pengembangan literasi numerasi dapat dimulai dengan memperkaya ruang kelas dengan sumber literasi numerasi. Selain itu, aktivitas penguatan literasi dan numerasi dapat diintegrasikan melalui beragam teks dan konteks, proyek lintas mata pelajaran, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti jurnalistik dan kelompok ilmiah remaja.
Salah satu guru peserta workshop, Dina Fadhila, S.Pd, yang mengajar mata pelajaran Matematika dan merupakan calon guru penggerak, berbagi kesannya. Menurutnya, workshop ini memberikan pemahaman yang jelas tentang strategi penguatan literasi dan numerasi serta cara merancang asesmen literasi dan numerasi. “Saya mendapatkan pemaparan yang jelas tentang strategi penguatan literasi dan numerasi serta cara merancang asesmen literasi dan numerasi seperti soal berorientasi Asesmen Kompetensi Minimum atau AKM,” ujar Fadhila.
Workshop Asesmen dan Pembelajaran Literasi Numerasi ini adalah langkah konkret SMPN 2 Talang Muandau dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kemampuan literasi dan numerasi yang kokoh kepada siswa-siswinya. Dengan semangat ini, mereka berharap dapat mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan di masa depan. (Dewa)











