August Sinaga Membuka Workshop Peningkatan Kompetensi Literasi di SLB Negeri Pembina

Share

Medan, Armadaberita.com – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Sumut, August Sinaga, S.Pd, ST, MAP, dengan penuh semangat membuka Workshop Peningkatan Kompetensi untuk Memperkuat Literasi di SLB E Negeri Pembina Tingkat Provinsi Sumut. Workshop ini berlangsung di aula SLB Negeri Pembina, Medan, Rabu (24/4) dan dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 27 April 2027.

August Sinaga menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan pendidikan saat ini yang dinilainya sebagai luar biasa. Dia mengungkapkan bahwa revolusi industri dan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan. “Hari ini, berbicara tentang teknologi digital, semua orang sudah bisa memanfaatkannya, tanpa terkecuali,” ujarnya.

Pentingnya peningkatan kompetensi juga menjadi fokus utama yang disampaikan oleh August Sinaga. Menurutnya, seorang guru kini dituntut untuk memiliki minimal empat kompetensi, di mana dua di antaranya adalah kompetensi pedagogi dan kompetensi profesional.

“Tak semua orang bisa menjadi guru, dan tidak semua orang sanggup. Namun, dengan empat kompetensi tersebut, seorang guru sudah dapat ditempatkan dengan baik,” tambahnya.

Workshop ini dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I August Sinaga, S.Pd., S.ST, MAP.

August Sinaga juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan digital dalam proses pendidikan. “Kompetensi profesional ini harus selalu memanfaatkan teknologi informasi dan teknologi digital sebagai bagian dari proses pendidikan,” ungkapnya.

Dia juga membagikan cerita menarik tentang salah satu peserta workshop yang awalnya tidak suka dengan teknologi digital, namun setelah mengikuti pelatihan, kini menjadi sangat tertarik dan mulai memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-harinya.

Dengan berbagai materi dan fokus yang disampaikan, August Sinaga berharap workshop ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kompetensi dan literasi di kalangan guru SLB Negeri Pembina.

Sementara itu, Wiwik Puspita Sari, pemateri dalam workshop tersebut, menyampaikan beberapa poin penting dalam materinya tentang kepenulisan:

1. Menulis itu Mudah: Wiwik berpendapat bahwa menulis sebenarnya mudah asalkan ada niat dan kemauan untuk melakukannya.

2. Kejahatan yang Lebih Buruk dari Membakar Buku: Menyimpan buku tanpa pernah membacanya dianggap sebagai tindakan yang lebih buruk dari membakarnya.

3. Kaya Kosa Kata: Seorang penulis harus memiliki kosa kata yang kaya agar tulisannya menarik dan terhindar dari pertanyaan seperti dari mana memulai atau apa yang harus ditulis.

4. Mulai dari yang Kamu Sukai: Menulis dapat dimulai dari hal yang paling disukai untuk memudahkan proses penulisan.

5. Gunakan Penginderaan untuk Memperkaya Tulisan: Mencari inspirasi dan ide dari pengalaman dan lingkungan sekitar.

Tak ketinggalan, Kepala SLB Negeri Pembina, Mardi Panjaitan, mengungkapkan harapannya dalam workshop literasi yang berlangsung. “Kami ingin para guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menuliskan pengalaman mereka. Dengan berbagi pengalaman ini, para guru bisa saling berbagi praktik baik antar sesama,” kata Mardi.

Mardi juga berkeinginan agar setiap kelas di SLB ini memiliki ‘pojok baca’ atau sudut baca, di mana para guru bisa menampilkan tulisan-tulisan inspiratif mereka. “Dengan semangat literasi ini, kami yakin pendidikan khusus di SLB Negeri Pembina dapat memberikan dampak positif kepada para muridnya,” pungkasnya. (Dewa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *