Armadaberita.com | SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir kini resmi mengelola sementara Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) setelah diserahkan langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Utara. Penyerahan dilakukan oleh Kepala Balai, Deva Kurniawan Rahmadi, kepada Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dalam seremoni di Lobby Lantai 2 Kantor Bupati Samosir, Kamis (13/6).
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat daerah dan perwakilan balai, termasuk Kasubbag Umum dan Tata Usaha Marlina Rumiris, Kadis PUTR Rudimanto Limbong, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho, serta Kabid Aset Ondy P. Limbong.
Wakil Bupati Ariston menyambut hangat penyerahan pengelolaan sementara ini. Ia menyatakan komitmen Pemkab Samosir untuk mengoptimalkan pemanfaatan IPLT dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung kebersihan lingkungan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. IPLT dan mobil tinja yang ada akan kami manfaatkan semaksimal mungkin, mengingat fasilitas ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Ariston.
IPLT yang diserahterimakan memiliki nilai pembangunan sebesar Rp11,7 miliar dan terdiri dari gedung instalasi pengolahan, sarana-prasarana pendukung, serta satu unit mobil pengangkut tinja. Keberadaan fasilitas ini dinilai sangat penting dalam mendukung citra Samosir sebagai daerah tujuan wisata yang bersih dan nyaman.
Namun demikian, Ariston juga menyampaikan harapan kepada pihak Kementerian PU untuk menambah armada mobil tinja, mengingat kebutuhan yang tinggi di wilayah yang luas seperti Samosir.
“Kami sangat membutuhkan tambahan minimal satu atau dua unit mobil pengangkut tinja agar pelayanan bisa menjangkau seluruh kecamatan dan kenyamanan lingkungan benar-benar terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, Deva Kurniawan Rahmadi dari Balai Prasarana Permukiman mengingatkan agar Pemkab Samosir memanfaatkan IPLT dengan baik dan memastikan pengelolaan air limbah dilakukan secara profesional. Ia juga menekankan pentingnya SDM yang mumpuni serta operasional yang berkelanjutan.
“Fungsi IPLT sangat strategis, bukan hanya soal teknis, tapi juga menjaga kualitas lingkungan. Kami akan terus memantau pemanfaatannya dan melakukan evaluasi ke depan,” tegas Deva.
Dengan pengelolaan yang baik, fasilitas ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan limbah domestik sekaligus memperkuat upaya menjaga kelestarian lingkungan di Samosir.











