Daerah  

Jembatan Retak di Perbatasan Bukit Kubu–Sungai Merah, Warga Besitang Khawatir Akses Vital Terputus

Share

Armadaberita.com, Besitang — Kerusakan jembatan penghubung di perbatasan Kelurahan Bukit Kubu dan Desa Sungai Merah, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, kembali menyita perhatian warga. Jembatan tersebut merupakan salah satu jalur penting yang setiap hari digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas sosial antarwilayah.

Pantauan di lokasi pada Kamis (29/1/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB menunjukkan adanya kerusakan pada sejumlah bagian struktur jembatan. Kerusakan paling terlihat berada pada sisi penyangga, yang dinilai sudah tidak lagi berfungsi optimal untuk menopang beban.

Kondisi tersebut mendorong warga setempat melakukan penanganan darurat dengan memasang penopang tambahan dari batang kelapa. Namun, langkah itu hanya bersifat sementara dan belum menyentuh perbaikan struktur utama jembatan yang mengalami kerusakan.

“Ini hanya supaya jembatan masih bisa dilewati. Kalau hujan deras atau debit air naik, kami khawatir kondisinya makin parah,” ujar salah seorang warga yang rutin melintas di lokasi.

Jembatan ini selama ini menjadi akses utama bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. Keberadaannya sangat vital, terutama bagi warga yang beraktivitas lintas kelurahan dan desa. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengganggu roda aktivitas masyarakat.

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun melakukan pengecekan teknis dan mengambil langkah penanganan permanen. Mereka menilai perbaikan jembatan perlu menjadi prioritas agar akses penghubung tersebut kembali aman dan layak digunakan.

Sambil menunggu penanganan lebih lanjut, masyarakat yang melintas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi beban saat melewati jembatan demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Penulis: Rajali

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *