Medan, ArmadaBerita.Com – Sebanyak 13.702 keluarga penerima manfaat (KPM) di Sumatera Utara (Sumut) telah menerima bantuan pascabencana yang disalurkan Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Sosial.
Bantuan tersebut mencakup program hunian, jaminan hidup, dan stimulan ekonomi. Untuk bantuan hunian dan jaminan hidup, masing-masing dialokasikan Rp45,084 miliar. Sementara program stimulan ekonomi mendapat alokasi Rp75,14 miliar, dengan realisasi mencapai Rp68,51 miliar.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumut Ady Putra mengatakan, sebagian besar kabupaten/kota telah menyelesaikan penyaluran bantuan.
“Sebagian besar kabupaten/kota sudah tuntas terealisasi,” kata Ady dalam temu pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (2/9/2026).
Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan alokasi bantuan terbesar. Untuk bantuan hunian dan jaminan hidup, daerah tersebut memperoleh alokasi Rp27,618 miliar bagi 9.206 KPM. Hingga kini, Rp27,201 miliar telah terealisasi untuk 9.067 KPM atau sekitar 98,49 persen.
Sedangkan untuk program stimulan ekonomi, Tapanuli Tengah mendapat alokasi Rp46,03 miliar dengan realisasi Rp45,335 miliar.
Di Kabupaten Langkat, bantuan hunian dan jaminan hidup dialokasikan Rp3,88 miliar untuk 1.296 KPM. Dari jumlah tersebut, Rp3,85 miliar telah terealisasi dan diterima 1.286 KPM.
Sementara program stimulan ekonomi di Langkat telah terealisasi Rp6,43 miliar dari total alokasi Rp6,48 miliar.
Penyaluran juga berlangsung di Kota Sibolga. Bantuan hunian dan jaminan hidup terealisasi Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,10 miliar untuk 367 KPM. Adapun stimulan ekonomi mencapai Rp1,81 miliar dari alokasi Rp1,83 miliar.
Di Kabupaten Tapanuli Utara, realisasi bantuan hunian dan jaminan hidup tercatat Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,30 miliar. Bantuan tersebut telah diterima 361 KPM.
Untuk program stimulan ekonomi, Tapanuli Utara merealisasikan Rp1,80 miliar dari alokasi Rp2,17 miliar bagi 361 KPM.
Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana melalui bantuan hunian, pemenuhan kebutuhan hidup, serta dukungan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat.











