Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Meski suda banyak korban hanyut, namun aliran Sungai Blumei di Kabupaten Deli Serdang, masih ada saja anak-anak yang bermain dan mandi.
Kali ini, sungai itu kembali memakan korban. Dustine Diego (17) yang merupakan siswa kelas III di SMA Methodist Tanjung Morawa, Deli Serdang hingga saat siang hari, Sabtu (5/9/2020) pihak kepolisian dan tim SAR BPBD setempat belum menemukan korban.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa, Ipda Dimas Adit Sutono, Sabtu (5/9/2020) siang menjelaskan bahwa Dustine Diego hanyut di aliran sungai Blumei, Jalan Khatib Malik, Dusun III, Bandar Labuhan Bawah, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, sekira pukul 16.30 WIB.
Sore itu, korban yang beralamat tinggal di Gang Pekong, Lingkungan IV, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa mandi dan bermain di sungai bersama teman-temannya berinisial, KC (18), JC (15), EP (16), dan DS (15).
Meski tahu kondisi arus sungai deras, mereka keukeh mandi bersama. Mereka pun masuk dan mencoba berenang menyeberangi sungai. DS yang menceburkan diri duluan ke sebrang sungai selamat sampai tujuan. Giliran korban bersama rekan-rekan lainnya berenang bersama untuk menyeberangi sungai.
“Korban bersama teman-teman lainnya menyeberangi sungai bersama dengan bergandengan tangan,” jelas Ipda Dimas.
Namun ketika tepat berada ditengah sungai, ungkap Iptu Dimas, korban dan temannya diterjang arus derasnya sungai sehingga melepaskan diri dan berusaha menyelamatkan diri.
“Teman korban, EP sempat berusaha menyelamatkan korban namun karena derasnya arus sungai berusaha menyelamatkan diri dengan memegang batang bambu dan menepi. Sementara korban tidak dapat diselamatkan dan trmannya berusaha meminta bantuan kepada warga setempat,” ungkap Dimas.
Warga yang diberitahu juga berusaha melakukan pencarian sembari menghubungi polisi dan pihak SAR. Namun hingga dini hari petugas menghentikan pencarian sementara dan korban belum juga ditemukan.
“Dari pengakuan orangtua korban bernama, Yeni (42) korban tidak ada permisi untuk bermain-main bersama teman-temannya, dan Slsewaktu kejadian, Yeni sedang bekerja dan mengetahui kejadian tersebut dari teman-teman korban,” pungkasnya. (Ck)











