NEWS  

Polrestabes Medan Musnahkan Sabu dan Ganja dari Penangkapan Kurir Narkoba Lintas Negara

Kapolrestabes Medan, Komnes Pol Jean Calvijn Simanjuntak memusnahkan puluhan kilogram barang bukti narkotika berupa sabu dan ganja hasil pengungkapan jaringan kurir lintas negara. (Ist)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Polrestabes Medan memusnahkan puluhan kilogram barang bukti narkotika berupa sabu dan ganja hasil pengungkapan jaringan kurir lintas negara. Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolrestabes Medan, Senin (13/4/2026).

Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, menyebutkan barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 52 kilogram sabu dan 50 kilogram ganja kering. “Pemusnahan ini merupakan bagian dari proses hukum serta transparansi kepada publik atas penanganan kasus narkotika yang telah kami ungkap sebelumnya,” terangnya.

Barang bukti tersebut berasal dari pengungkapan kasus yang telah dilakukan beberapa waktu lalu oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan tiga orang tersangka yang berperan sebagai kurir.

Pengungkapan bermula dari penangkapan tersangka R (50) di perairan Kabupaten Batubara pada Maret 2026 dengan barang bukti awal sekitar 2 kilogram sabu.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian bergerak ke wilayah Aceh Utara dan berhasil menangkap dua tersangka lainnya, I (28) dan D (23), di Kecamatan Seunuddon. Dari lokasi tersebut, ditemukan tambahan 50 kilogram sabu yang diduga siap diedarkan.

Polisi menduga jaringan ini merupakan bagian dari sindikat narkotika lintas negara yang memanfaatkan jalur pesisir Aceh sebagai pintu masuk barang haram ke Indonesia. “Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya. Tidak menutup kemungkinan ini terkait jaringan internasional,” kata Calvijn.

Selain narkotika, Polrestabes Medan juga terus melakukan penindakan terhadap berbagai kejahatan lain seperti pencurian dengan kekerasan, perjudian, dan premanisme di sejumlah wilayah rawan di Kota Medan.

Wilayah seperti Medan Tembung dan Medan Barat menjadi fokus pengawasan karena tingginya angka kasus dalam beberapa waktu terakhir.

Polisi mengajak masyarakat, termasuk di wilayah Deli Serdang, untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika maupun tindak kriminal lainnya. “Peran masyarakat sangat penting. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan informasi dari warga,” tegas Calvijn.

Pemusnahan barang bukti ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam memutus rantai peredaran narkoba sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *