Jakarta, ArmadaBerita.Com – Kinerja operasional angkutan Lebaran 2026 yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menunjukkan hasil positif. Selama periode H-15 hingga H+15, total pergerakan penumpang mencapai 2,6 juta orang, meningkat 14,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 2,3 juta penumpang.
“Dari total tersebut, arus balik menyumbang sekitar 1,3 juta penumpang. Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang dikelola Pelindo,” terang Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, Minggu (12/4/2026).
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran operasional selama masa angkutan Lebaran.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian arus mudik dan balik berjalan aman, tertib, dan lancar. Peningkatan jumlah penumpang ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara Pelindo, mitra kerja, serta para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Lonjakan signifikan terlihat di sejumlah wilayah operasional. Cabang Tanjung Balai Karimun mencatat pertumbuhan penumpang sebesar 79,83 persen, dari 149.464 orang pada 2025 menjadi 268.777 orang pada 2026. Sementara itu, Pelabuhan Tanjung Wangi juga mengalami peningkatan pada sektor kendaraan hingga 68,23 persen, dari 9.663 unit menjadi 16.256 unit.
General Manager Cabang Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, menilai capaian ini sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
“Kami akan menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk memperkuat standar operasional, baik dari sisi fasilitas, kenyamanan, maupun keselamatan penumpang,” katanya.
Respons positif juga datang dari pengguna jasa. Salah satu penumpang, Andi, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.
“Pelayanannya tertib, petugasnya sigap, dan fasilitasnya bersih. Proses naik kapal juga jadi lebih cepat dan teratur,” ungkapnya.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai persiapan yang dilakukan sebelum periode mudik. Pelindo melakukan pembenahan pada 63 terminal penumpang di seluruh Indonesia, termasuk peningkatan fasilitas dan sistem pengamanan.
Selain itu, optimalisasi Pelabuhan Ciwandan turut membantu mengurai kepadatan di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni yang dikenal sebagai salah satu titik tersibuk saat musim mudik.
Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan transformasi layanan guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat di masa mendatang.











