Waspada! Begal Cari Mangsa Anak Sekolah Bermotor, Modus Minyak Kendaraan Habis dan Minta Didorong

Pelajar yang sepedamotornya dilarikan dua pencuri hanya bisa terduduk lesu. (Arvin)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Aksi kawanan begal jalanan alias perampas sepeda motor milik korban kembali menghantui warga Kota Medan dan Deli Serdang. Modusnya pun baru. Para pelaku sengaja mencari mangsa anak berseragam seolah yang mengendarai sepeda motor.

Seperti yang menimpa salah seorang pelajar bermarga Siregar. Siswa dari sekolah MAN di Medan ini sampai syok usai sepedamotor Honda Vario warna Hitam BK 5480 AKU yang dikendarainya dibawa kabur pelaku saat berada di Jalan Benteng, Dusun XVII, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada Selasa (2/12/2025) sekira pukul 14.00 WIB.

Warga yang mendengar teriakan minta tolong dan disusul terhenti langkah kakinya karena tak sanggup lagi mengejar pelaku, langsung iba dan kasihan. Setelah dikerumuni warga dan diberi minum, siswa berkacamata ini mengaku sepeda motornya dilarikan oleh dua orang pelaku begal.

“Kreta (sepeda motor) saya dilarikan, tolong om!” Katanya dengan raut wajah penuh kecemasan sambil duduk terpojok di dinding rumah warga.

Mendegar hal itu, warga berupaya mengajar pelakunya yang kabur ke simpang perbatasan menuju arah Jalan Perhubungan, Desa Laud Dendang dan ke kanan menuju arah Simpang Bandar Setia, Desa  Bandar Setia. “Kunci remote kretanya masih sama saya, biasanya kalau jauh gak pakai remote kreta itu mati,” bilang pelajar berkacamata ini.

Namun beberapa menit dikejar, pelaku dan sepeda motor yang disebutkan sudah tak kelihatan lagi. Warga yang kasihan lantas membantu korban untuk menghubungi orangtuanya.

Siswa tersebut pun mengaku bertemu pelaku dari kawasan Jalan Pancing, Medan. Saat itu korban sepulang sekolah dan dua pelaku sedang menunggu di sepeda motor memanggilnya untuk meminta tolong agar mau disorong/didorongkan. Kedua pelaku beralasan sepeda motor yang mereka bawa habis bensin.

Pelaku pun meminta agar korban duduk dibelakang. Sementara pelaku yang menjadi supir. Alasannya agar pelaku mudah mendorong temannya yang duduk di atas sepeda motor milik mereka yang dianggap habis minyak (bensin) tadi.

Saat itu, pelajar polos yang berniat menolong ini pun tak mengetahui siasat pelaku. “Sampai di sini (TKP), pelaku yang mengaku bernama Rian yang memboncengku menjatuhkan selopnya (sendal), terus aku disuruh ambil,” ungkapnya.

Disaat korban mengambil sendal itulah pelaku langsung tancap gas meninggalkan korban. Begitu juga dengan pelaku lain yang menunggangi sepeda motor milik mereka, juga langsung menghidupkan motor yang mereka bilang kehabisan bensin.

Beberapa warga di sana bahkan mengaku sempat melihat kedua pelaku. Akan tetapi, warga baru tersadar ketika korban ditinggalkan dan berteriak maling. “Ya kami lihat tadi, bahkan salah satu pelaku sempat menegur, rupanya mereka maling,” ujar Dedi salah seorang warga.

Warga lainnya bahkan pernah melihat dan mendengar adanya pelaku begal melancarkan modus serupa kepada anak sekolah yang mengendarai sepeda motor. “Iya kemarin juga ada seperti ini. Korbannya anak sekolah juga yang membawa motor. Dia ditinggalkan pelakunya di Jalan Pringgan. Modusnya juga sama, dua orang pelaku pura-pura kehabisan minya sepedamotornya. Korban dimintai tolong mau membantu mendorong, rupanya dibawa kabur,” beber Toto, warga sekitar.

Tak lama berselang, korban pun dibawa kedua orangtuanya yang datang ke lokasi. “Iya saya pun bingung kenapa dia mau sepda motoornya orang lain yang bawa, sementara dia yang dibonceng. Memang ini anak nomor dua saya orangnya terlalu baik dan lugu,” ungkap B. Siregar, ayah korban.

Atas kejadian ini warga pun mulai waspada. Sebelumnya mereka hanya tau modus pelaku begal yang lama, yaitu berpura-pura menuduh korbannya menabrak keluarga pelaku. Selanjutnya pelaku mengajak korban untuk melihat langsung keluarga korban tabrakan yang dikarang pelaku. Setelah mendapatkan kesempatan, pelaku pun merampas kendaraan korban dengan paksa, bahkan ancaman senjata. (Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *