Armadaberita.com, BESITANG – Warga Dusun 3, Desa Sukajaya, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, mengeluhkan kondisi jalan utama menuju permukiman mereka yang kini rusak parah. Jalan yang menjadi akses vital warga itu bahkan dijuluki “kubangan kerbau” karena penuh lumpur dan lubang besar, terutama saat musim hujan tiba.
Dari foto di atas, terlihat ruas jalan sebagian besar masih berupa tanah dan bebatuan. Di sejumlah titik tampak genangan air besar dengan jejak ban kendaraan yang terperosok, menandakan betapa sulitnya warga melintasi jalan tersebut. Baik pejalan kaki maupun pengendara motor dan mobil kerap kesulitan melewati jalan yang licin dan berlumpur itu.
Kerusakan jalan ini tak hanya menghambat aktivitas ekonomi dan pertanian, tetapi juga membahayakan keselamatan warga. Di beberapa titik, permukaan jalan tergerus air hingga menyisakan jalur sempit yang berlumpur dan berkerikil. Kondisi medan menanjak dengan bebatuan lepas semakin memperparah situasi, terutama bagi kendaraan pengangkut hasil pertanian.
“Kami sudah sangat kesulitan. Kalau hujan, jalan ini benar-benar tidak bisa dilewati, seperti kubangan kerbau. Kami mohon pemerintah segera turun tangan,” ujar Ponirin, salah satu warga, Sabtu (8/11/2025).
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Langkat melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. Mereka menilai jalan ini sangat penting bagi kelancaran transportasi warga, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi dan sosial sehari-hari.
Rusaknya jalan Dusun 3 Desa Sukajaya menjadi potret nyata persoalan infrastruktur yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah agar kesejahteraan masyarakat pedesaan bisa meningkat.











