Medan, ArmadaBerita.Com
Angin kencang disertai hujan lebat yang mengguyur di Kota Mesan dan sekitarnya menyebabkan beberapa insiden dibeberapa wilayah. Diantaranya menyebabkan pohon tumbang di Jalan Jahe Raya, Prumnas Simalingkar, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (3/5/2020) sore.
Tak hanya itu, tiupan angin kencang menyebabkan beberapa rumah di Komplek Perumahan Marcopolo, Jalan Bunga Rampai 2, Lingkungan 1, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, porak poranda.
Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, terdapat sekitar 21 unit bangunan permanen di kawasan komplek elit tersebut yang mengalami rusak berat.
Rusaknya beberapa bangunan kebanyakan dari bagian atap bangunan hingga meruntuhkan beberapa tiang kanopi yang terbuat dari Baja Ringan, akibat didera angin kencang serta hujan yang menerpa kawasan itu.
“Hujan disini tadi gak terlalu deras, namun anginnya sangat kencang. Badai angin disertai hujan terjadi sekitar 2 jam, namun sudah membuat rumah porak-poranda. Ada sekitar 21 rumah yang rusak,” kata, beberapa warga disana.
Diduga, terbongkar atap rumah yang terbuat dari baja ringan tersebut karena tak mampu menahan terpaan angin.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun terpaan angin sempat membuat warga dan pemilik rumah ketakutan hingga berlalri kucar kacir menyelamatkan barang-barang rumah tangganya agar tidak basah tergenang air.
“Kencang kali anginnya bang, terangkat semua seng rumah orang ini. Banyak yang ketakutan,” sebuat, Johanta Tarigan, Security perumahan Marcopolo kepada wartawan.
Hal senada juga diutarakan, Setia Budi Guru Singa. Kepala Lingkungan 1 ini mengaku berada di lokasi setelah angin merusak beberapa rumah di perumahan tersebut.
“Ya benar, namun tidak ada korban jiwa akibat badai tersebut,” akunya. (Bes)











