Mengupas Kesehatan Mata di Zaman Digital: Suara dari Praktisi Optometri

Share

JAKARTA, ARMADA BERITA – Perkembangan teknologi dan komunikasi yang pesat di era digital membawa manfaat besar, tetapi juga tantangan baru terutama terkait kesehatan mata. Hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (Indonesia, 2022) menunjukkan peningkatan penggunaan gadget dari 143,26 juta orang pada 2017 menjadi 196,71 juta orang pada 2022.

Kebiasaan menggunakan gawai secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan mata, terutama myopia atau rabun dekat. Myopia semakin umum di kalangan pelajar karena penggunaan gawai dalam jangka waktu yang lama, kurangnya istirahat mata, dan kurangnya aktivitas di luar ruangan, yang meningkatkan risiko myopia. Oleh karena itu, pemahaman tentang bahaya ini perlu diberikan kepada siswa.

Sebagai mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Optometri di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, saya merasa penting berkontribusi untuk menurunkan angka gangguan penglihatan di masyarakat, khususnya di TK Nurul Ainun di Bojong Pondok Terong, Kota Depok.

Salah satu tindakan preventif adalah menyelenggarakan sosialisasi mengenai dampak penggunaan gadget secara berlebihan. Program ini fokus pada pilihan cerdas dalam penggunaan teknologi, termasuk pengaturan waktu layar, menjaga jarak pandang, memberikan waktu istirahat yang cukup, dan menunjukkan gambar snellen chart serta tes buta warna ishihara, untuk mencegah penurunan ketajaman mata pada anak.

Regita Azahra memberikan penyuluhan kesehatan mata kepada anak-anak TK Nurul Ainun di Bojong Pondok Terong, Kota Depok.

Acara ini dihadiri oleh 5 guru TK Nurul Ainun dan 50 murid TK. Saya berusaha menjelaskan bahaya penggunaan gadget secara sederhana, terutama bagi anak-anak. Antusiasme guru dan murid dalam sesi tanya jawab membuktikan bahwa materi diserap dengan baik oleh masyarakat.

Hasil penyuluhan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap siswa terkait kebiasaan penggunaan gadget dan praktik sehat menjaga kesehatan mata. Upaya penyuluhan dengan tema “Mata Sehat, Masa Depan Cerah” di sekolah telah meningkatkan kesadaran akan pentingnya perawatan mata dan pencegahan myopia.

Dengan kerjasama ini, kita dapat membentuk generasi cerdas dalam penggunaan teknologi, melindungi kesehatan mata, dan menjaga kualitas hidup yang optimal. Penggunaan gadget di masa depan diharapkan tidak lagi menjadi ancaman, tetapi menjadi alat pembelajaran yang aman dan bermanfaat. (*)

 

Penulis adalah Mahasiswi Program Studi Sarjana Terapan Optometri di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *