Percut, ArmadaBerita.Com
Dua balita berusia 3 tahun ditemukan mengambang di saluran irigasi (tali air) Jalan Diponogoro, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Kamis (16/2/2022) sinaga.
Warga yang mengetahui hal itu seketika geger. Dua bocah tak berdosa itu ditemukan berdekatan dengan kondisi tak bernyawa. Innalillah!
Temuan itu pun langsung dilaporkan kepada Perangkat desa setempat. Selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.
Polsek Percut Sei Tuan yang menerima informasi itu langsung menerjunkan personelnya bersamaan tim Inafis dari Polrestabes Medan.
“Dari hasil olah TKP, kedua mayat balita yang bernama, An. Muhammad Ibrahim (3) dan Salsabila (3) itu meninggal karena tenggelam dan hanyut,” kata Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu J. Simamora kepada wartawan, Kamis (16/2/2023).
Polisi menjelaskan kalau kedua bocah tersebut masih bersaudara alias sepupu yang tinggal bersama orangtuanya di sekitar lokasi irigasi korban hanyut. “Kedua balita itu hanyut setelah sempat bermain di aliran irigasi yang tak begitu jauh dari tempat tinggalnya,” jelas Iptu J. Simamora.
Menurut keterangan saksi bernama Tomi, terang Iptu J. Simamora, pada Kamis (16/2/2023) sekira pukul 10.30 WIB, kedua korban bermain bersama di tali air (irigasi). “Dikarenakan tidak ada diperhatikan orang tua korban, kedua bocah itu terpeleset dan tidak ada yang menolong sehingga terbawa arus air,” ujarnya.
Seorang pria yang akrab disapa Ajo bersama warga lainnya menemukan kedua korban sudah ngambang di aliran irigasi berjarak sekitar 500 meter dari tempat semula kedua korban bermain.
Mengetahui itu, warga berupaya menolong dengan mengangkat kedua bocah malang itu ke atas dan langsung dibawa ke klinik terdekat guna mendapatkan perawatan medis. Akan tetapi, keduanya dinyatakan telah meninggal dunia.
Polisi bersama tim inafis pun memastikan bahwa dari pemeriksaan yang dilakukan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasn atau penganiayaan.
“Pihak keluarga korban membuat surat pernyataan tidak keberatan dan meminta untuk tidak dilakukan autopsi. Saat itu juga kedua korban disemayamkan di rumah orang tuanya,” pungkas Iptu J. Simamora. (ASN)











