Tekan Stunting, Bentuk Gerakan Orang Tua Asuh Melalui Pondok Gizi Ceting dan DASHAT

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Penanganan stunting di Kota Medan menjadi program Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk segera diselesaikan. Bobby Nasution meminta seluruh OPD dan Kecamatan agar bersama-sama mengatasi permasalahan stunting ini.

Menindak lanjuti perintah Bobby Nasution tersebut, Kecamatan Medan Deli berkolaborasi dengan LPM Kecamatan Medan Deli membentuk gerakan Orang Tua Asuh melalui Pondok Gizi Ceting dan DASHAT.

Dengan adanya gerakan ini, Pondok Gizi Ceting dan DASHAT telah menerima sejumlah bantuan dari berbagai pihak untuk penanganan stunting di Kecamatan Medan Deli salah satunya dari PT. Musim Mas dan HIPMI Sumut.

Camat Medan Deli Ferry Suheri kepada wartawan, Jum’at (22/7/2022) mengatakan batuan yang telah diterima pada Rabu (20/7/2022) kemarin akan digunakan untuk memenuhi makanan tambahan bagi anak penderita stunting yang ada di Kecamatan Medan Deli.

“Sistem pemberian bantuan makanannya yaitu untuk makan pagi orangtua datang ke lokasi Pondok Gizi Ceting dan DASHAT, lalu siang harinya orang tua akan di bontotin makanan tambahan untuk makan siang, sedangkan malam hari diantar langsung kerumah, gerakan ini kita lakukan 12 kali dalam satu bulan,” jelas Ferry Suheri.

Dengan adanya program Pondok Gizi Ceting dan DASHAT ini Ferry Suheri berharap dapat membantu menurunkan angka penderita stunting di wilayah Kec. Medan Deli, karena menurut Ferry untuk mengatasi permasalahan stunting bukan hanya tanggung jawab Pemerintah saja tetapi juga tanggung jawab semua pihak.

“Untuk mengatasi permasalahan stunting ini kita harus saling berkolaborasi dengan semua pihak, karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Pendekatan ke Pengusaha

Selain menyosialisasikan pencegahan, pendataan, pihak Kecamatan juga melakukan pendekatan ke pengusaha agar bersedia menjadi bapak atau ibu asuh bagi anak stunting. Seperti yang dilakukan pihak Kecamatan Medan Selayang dalam Koordinasi Mini Lokakarya di Aula kantor Kecamatan Medan Selayang, Jumat (22/7/2022).

Dalam mini lokakarya itu, Camat Medan Selayang Viza Fandhana menyebutkan, pihak Kecamatan Medan Selayang terus bergerak untuk menekan angka stunting di wilayah Medan Selayang.

“Salah satu cara yang kita lakukan adalah melakukan pendekatan kepada pengusaha yang ada di wilayah Kecamatan Medan Selayang. Tujuannya agar para pengusaha ini bisa menjadi Bapak atau Ibu Asuh terhadap anak-anak yang terkena stunting,” sebutnya.

Dengan adanya Bapak atau Ibu asuh, lanjut Viza Fandhana, anak penderita stunting bisa mendapatkan asupan gizi yang cukup. “Selain itu, kita harus melakukan pendataan ulang terhadap anak-anak yang terkena stunting,” ucapnya.

Pada kegiatan yang diikuti antara lain oleh Kepala Puskesmas PB Selayang II para lurah, dan Ketua TP PKK Kelurahan di Medan Selayang itu, mengatakan pencegahan maupun penanganan stunting bukan hanya soal pola makan. “Tetapi kelayakan tempat tinggal juga perlu diperhatikan demi mengurai angka penurunan stunting,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Viza Fandhana juga mengatakan anggota dan pengurus TP PKK Kelurahan juga mempunyai peran penting dalam menurunkan angka stunting. Karena itu, Camat Medan Selayang ini mengajak TP PKK Kelurahan di wilayahnya berkolaborasi dalam mencegah dan menangani stunting.(Ril/ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *