Medan, ArmadaBerita.Com
Bertempat di Pangkalan Udara Soewondo (Lanud Soewondo) Medan yang dijadikan sebagai titik muat, puluhan personel peterjun Statik yang bertindak sebagai pasukan Perebutan dan Pertahanan Pangkalan (Buthanlan) dari Batalyon Komando 469 Paskhas dan 1 Tim Pengendali Tempur (Free Fall) dari Denmatra I Paskhas yang akan diterjunkan langsung di Pangkalan Udara Lanud Sultan Iskandar Muda Kab. Banda Aceh tengah bersiap menggunakan parasut untuk berangkat sebagai unsur yang terlibat langsung dalam Latihan Jalak Sakti’ 2020.
Latihan Jalak Sakti merupakan latihan gabungan ditingkat Koopsau I yang melibatkan antar Satuan Koopsau I yang dimana latihan kali ini dilaksanakan di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kab. Banda Aceh, Selasa (8/9/2020).
Untuk kali ini, latihan Jalak Sakti 2020 digabungkan dengan Latihan setingkat Wing III Paskhas “Hardha Marutha III” yang salah satunya melibatkan Satuan jajaran Wing III Paskhas Medan yang dipimpin langsung oleh Komandan Wing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E.
“Ratusan personel gabungan TNI Angkatan Udara dan unsur terkait lainnya mengikuti kegiatan latihan hari ini sesuai dengan skenario yang diawali dengan Force Down, penerjunan Free Fall oleh Tim Dalpur dari Denmatra 1 Paskhas dan penerjunan Statik Buthanlan menggunakan 3 pesawat CN-295 oleh puluhan pasukan dari Batalyon Komando 469 Paskhas yang dipimpin langsung oleh Danyonko 469 Paskhas Letkol Pas Agus Yoga Permana”,ucap Danwing III Paskhas.
Lanjutnya lagi, seusai melakukan penerjunan, selanjutnya dilakukan operasi militer selain perang yaitu operasi kemanusiaan dalam penanggulangan bencana dan operasi militer lainnya yang melibatkan unsur terkait lainnya diantaranya gabungan TNI Angkatan Udara PMI dan Basarnas Kab. Banda Aceh.
“Didalam operasi militer, dilakukan penurunan paksa pesawat asing (Force Down) yang memasuki wilayah udara Indonesia dan melaksanakan pertahanan pangkalan yang diasumsikan sebagai sasaran OP3U. Setelah melaksanakan OP3U, dilanjutkan dengan skenario latihan lainnya yaitu pembebasan tawanan terhadap pilot yang melaksanakan ejject di titik koordinat tertentu dengan melalui beberapa tahapan rintangan lainnya”,jelas Danwing.
Latihan gabungan ini juga melibatkan sejumlah alutsista TNI AU seperti pesawat tempur dan pesawat pengangkut. Serta alat instansi lainnya yang ikut latihan antar satuan tersebut. ( Suriyanto )











