Medan, ArmadaBerita.Com – Biznet terus memperluas pembangunan jaringan internet ke berbagai wilayah Indonesia untuk memperkecil kesenjangan digital sekaligus membuka akses masyarakat terhadap konektivitas yang lebih cepat dan stabil.
Assist Senior Manager Sumatra 1 Biznet, Roni Syah Putra Butar Butar, mengatakan ekspansi jaringan tidak hanya difokuskan pada kota-kota besar. Biznet juga membangun infrastruktur hingga kota dan kabupaten agar masyarakat di berbagai daerah memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk memanfaatkan internet.
Hal itu disampaikannya dalam Press Conference 26th Anniversary Biznet di Le Polonia Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan, Kamis (8/10/2026) sore. “Kami terus melakukan ekspansi. Tujuannya adalah supaya semakin banyak masyarakat yang bisa terkoneksi dengan kami di berbagai wilayah,” sebut Roni.
Menurut dia, kebutuhan internet masyarakat terus meningkat seiring semakin banyaknya aktivitas yang bergantung pada konektivitas digital. Karena itu, pembangunan jaringan harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk memperluas kapasitas dan jangkauan layanan.
Roni menyebutkan, jaringan Biznet saat ini telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Indonesia. Ekspansi tersebut didukung lebih dari 300 kantor cabang yang tersebar di berbagai wilayah.
Keberadaan kantor cabang, kata dia, menjadi bagian penting dari strategi perusahaan karena memungkinkan Biznet lebih dekat dengan pelanggan dan masyarakat sekaligus mempercepat penanganan kendala layanan.
“Tujuannya buat apa? Supaya kami bisa dekat dengan masyarakat, supaya kami bisa lebih cepat mengatasi kendala-kendala yang dialami oleh pelanggan kami,” katanya.
Selain jaringan darat, Biznet juga memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur kabel fiber optik bawah laut. Menurut Roni, pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas konektivitas hingga wilayah yang sebelumnya belum menikmati kualitas akses internet seperti di pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
Untuk kawasan Sumatera, Biznet juga menyiapkan pengembangan jaringan di wilayah pesisir timur dan pesisir barat serta konektivitas menuju Pantai Cermin. Secara nasional, pengembangan konektivitas tersebut juga diperkuat melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS) yang telah dibangun, dimiliki, dan dioperasikan Biznet sejak 2024.
Biznet juga menyiapkan pembangunan BNCS-2 yang akan menghubungkan sejumlah wilayah, yakni Surabaya, Banjarmasin, Sumenep dan Buleleng. Pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas konektivitas di wilayah yang dilalui jaringan.
Sejalan dengan ekspansi tersebut, Biznet juga meningkatkan kapasitas layanan. Roni mengatakan peningkatan kebutuhan pelanggan mendorong perusahaan menyesuaikan bandwidth agar masyarakat memperoleh kecepatan internet yang lebih tinggi dengan harga yang semakin terjangkau.
Di sejumlah wilayah, Biznet meningkatkan paket dari 50 Mbps menjadi 100 Mbps dengan harga yang sama, bahkan lebih hemat di daerah tertentu. “Kami mau semua masyarakat bisa mendapatkan internet yang berkekuatan tinggi dan cepat,” ujarnya.
Untuk memperkuat pengalaman pelanggan, Biznet juga mengembangkan MyBiznet App. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat mengelola layanan, memeriksa masa berlaku paket, melakukan pembelian paket, mendapatkan informasi promosi, hingga memantau riwayat gangguan dan penanganan layanan.
Pelanggan juga dapat menghubungi layanan pelanggan melalui fitur yang tersedia di aplikasi tanpa harus datang langsung ke kantor.
Bagi Roni, pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memperbanyak pelanggan. “Kami berharap dengan kehadiran kami, kami bisa memperkecil digital gap di Indonesia,” katanya.
Karena itu, ekspansi jaringan Biznet diarahkan untuk membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat dalam memanfaatkan internet untuk belajar, bekerja, mengembangkan usaha, mendapatkan informasi dan mengeksplorasi dunia digital.
Memasuki usia 26 tahun, Biznet juga memberikan apresiasi kepada pelanggan melalui program Biznet Prize Vaganza dengan berbagai hadiah, termasuk emas 10 gram, 25 gram dan 100 gram.
Rangkaian perayaan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa pengembangan konektivitas, menurut Biznet, tidak berhenti pada pembangunan jaringan. Infrastruktur harus terus diperluas, kapasitas ditingkatkan dan layanan diperbaiki agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan masyarakat di semakin banyak wilayah Indonesia.

