Ganjar – Mahfud: Melawan Mafia Hukum dan Korupsi, Bukan Sekadar Janji

Ganjar Pranowo, Calon Presiden nomor urut 3
Share

Jakarta, Armadaberita.com – Di tengah hiruk-pikuk peta politik, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD muncul sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden yang memiliki keunikan dalam memperjuangkan keadilan dan memberantas korupsi, membuat mereka berbeda dari pasangan kandidat lainnya.

“Lebih dari sekadar rekam jejak mereka di posisi pemerintahan, karakter dan integritas yang teguh dari Ganjar dan Mahfud, ditambah dengan komitmen keluarga mereka untuk menolak godaan dan korupsi, adalah yang benar-benar membedakan mereka,” tegas Haris Pertama, juru bicara Tim Pemenangan Nasional Ganjar – Mahfud, dalam pernyataan resmi yang dirilis di Jakarta, Sabtu (2/11/2023).

Haris merincikan kemampuan dan komitmen yang jelas dari Ganjar – Mahfud. Ganjar, yang menyadari bahwa menjaga proses demokrasi yang adil, pemerintah yang bersih, pelayanan yang tulus, dan sikap anti korupsi adalah hutang yang harus dibayarnya kepada bangsa ini.

“Tidak ada kompromi. Ganjar berkomitmen untuk mewujudkan agenda reformasi melalui peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan, akses pendidikan yang berkualitas, dan sikap anti KKN,” jelasnya.

Demikian juga, Haris menyoroti komitmen yang jelas dari Mahfud MD terkait penegakan hukum. Mahfud secara konsisten menekankan tiga aspek kunci yang sangat penting untuk penegakan hukum: kualitas aturan yang berlaku, kualitas aparat penegak hukum, dan budaya hukum yang dijalankan. Dia menekankan, jika salah satunya tidak berjalan dengan baik, penegakan hukum akan terganggu. Karena itu, sebagai wakil presiden, prioritas utama Mahfud adalah memperbaiki masalah dalam aparat penegak hukum.

“Ditengah-tengah tuduhan intervensi hukum di Indonesia yang diduga untuk kepentingan kelompok tertentu, kami menilai Ganjar – Mahfud sebagai paket yang lengkap: bersih dan berani,” ujar Haris.

Mengakui Ganjar – Mahfud sebagai satu-satunya pasangan dengan niat dan komitmen untuk penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, Haris merinci agenda mereka. Jika berhasil memenangkan Pemilihan Presiden 2024, Ganjar – Mahfud akan meninjau regulasi yang rentan terhadap korupsi. Mereka juga akan bekerja sama dengan kejaksaan dan kepolisian untuk memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara sinergis dan harmonis sambil menjaga aset negara dari tangan yang korup.

Menyoroti rekam jejak tak tercela Ganjar dalam karir pemerintahan selama sekitar 20 tahun dan rekam jejak bersih Mahfud di berbagai lembaga, Haris menekankan dedikasi mereka untuk memberantas korupsi—komitmen yang diulang Ganjar dalam kampanye di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ganjar menyebut korupsi sebagai musuh bangsa yang harus dicabut hingga ke akarnya.

Selanjutnya, Haris menyampaikan keprihatinannya terhadap campur tangan hukum yang mendukung kelompok tertentu, seperti yang mempengaruhi Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia memuji Ganjar – Mahfud karena perhatian, kemampuan, dan komitmen mereka untuk memberantas korupsi dan menegakkan hukum di Indonesia.

Haris mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung Ganjar – Mahfud agar memastikan bahwa negara ini bebas dari korupsi dan masalah hukum benar-benar diatasi. (Dedy Hutajulu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *