Armadaberita.com, Medan— Kemacetan yang kerap mengular berjam-jam di kawasan Jalan Yos Sudarso, tepatnya di simpang Titipapan, akhirnya diusulkan Pemko Medan untuk mendapatkan penanganan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Komisi V DPR RI.
Usulan ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Plt Kepala Dinas SDABMBK, Gibson Panjaitan, saat menghadiri rapat dalam rangka Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Pompa Underpass Manhattan, Jalan Gatot Subroto, Jumat (30/1/2026).
Di hadapan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Syaiful Huda, Gibson menegaskan bahwa perbaikan dan penanganan infrastruktur di simpang Titipapan merupakan kebutuhan mendesak. Kemacetan di kawasan Medan Utara itu dinilai sudah terlalu parah hingga menghambat aktivitas harian masyarakat.
“Kami memohon penanganan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di persimpangan Titipapan. Kondisinya sangat krusial karena kemacetannya bisa sampai berjam-jam dan mengganggu mobilitas warga,” ujar Gibson.
Selain Macet, Normalisasi Sungai Juga Mendesak
Dalam kesempatan yang sama, Pemko Medan juga mengangkat persoalan banjir yang masih menjadi pekerjaan besar. Menurut Gibson, dibutuhkan tambahan alat berat amfibi agar normalisasi tiga sungai besar di Medan serta anak-anak sungainya dapat dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.
“Tadi kami sudah menyerahkan proposal permohonan alat amfibi. Ini penting agar normalisasi sungai-sungai besar di Medan bisa dilakukan lebih optimal,” tambahnya.
Dua usulan penting tersebut langsung mendapatkan respons baik dari Komisi V DPR RI. Mereka menyatakan kesiapan untuk menjadikan permohonan ini sebagai salah satu prioritas pembangunan ke depan.
Dengan dukungan pusat, Pemko Medan berharap persoalan kemacetan dan banjir—dua masalah klasik yang menghantui warga—bisa segera memperoleh penyelesaian yang lebih konkret dan terukur.











