Medan, ArmadaBerita.Com
Persoalan polusi udara, sampah, kelangkaan air bersih, kerusakan alam secara nyata telah merusak ekosistem kita. Problem itu tidak hanya menjadi PR pemerintah. Urusan menjaga kelestarian ekosistem juga perlu melibatkan anak didik. Hal itulah yang mendasari MIN 5 Kota Medan untuk terlibat langsung dalam menjaga keseimbangan alam dan kebersihan lingkungan.
Aktivitas menjaga alam tersebut dilaksanakan MIN 5 Medan dengan menanam pohon dan membersihkan sungai. Kepala Sekolah MIN 5 Medan, Azizah, SAg, MPd mengatakan, kegiatan pembersihan sungai dan penanaman pohon yang dilakukan pada April ini merupakan bagian dari kegiatan Adiwiyata sekolahnya.
“Kita dari pihak sekolah memiliki tanggung jawab untuk menjaganya dan mengedukasi masyarakat,” terangnya di Medan, Rabu (28/7/2021).
Tim Adiwiyata MIN 5 Kota Medan rajin melakukan aksi bersih-bersih sungai serta menanaman pohon di bantaran Sungai Bedera, Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan. Pilihan atas lokasi ini karena kondisi Sungai Bedera saat ini dikotori sampah sehingga air berwarna hitam dan berbau.
Selain melakukan aksi nyata penjagaan lingkungan, Tim Adiwiyata MIN 5 Kota Medan juga mensosialisasikan pentingnya penjagaan lingkungan dan keseimbangan alam. Menurut Azizah, kehidupan manusia menjadi lebih sehat jika lingkungan lestari.
“Lingkungan yang sehat juga merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah kita benahi, sehingga terwujud lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran yang sehat, nyaman serta membentuk siswa yang kreatif. Sekarang kita melakukan kegiatan keluar sekolah,” tambahnya.
Azizah berharap keterlibatan lembaga pendidikan dalam menjaga kelestarian lingkungan secara nyata juga merupakan ruang untuk mengajarkan kepada anak didik soal pentingnya menyelamatkan alam. Karena secara prinsip hutan dan lingkungan hidup yang baik bukan hanya warisan tetapi hak milik generasi penerus.
Azizah menambahkan, kegiatan bersih-bersih sungai dan menanam pohon tersebut dilakukan Tim Adiwiyata MIN 5 Medan dengan melibatkan komite sekolah, Susanto Maulana dan tim Green Media serta tokoh masyarakat setempat. (Gun/Red)











