Medan, Armadaberita.com – Ratusan anak bertalenta khusus bersama orang tua, guru, dan relawan berkumpul di Lapangan Kantor Gedung Keuangan Kota Medan, Jalan Diponegoro, Minggu (16/2/2025). Mereka hadir untuk mengikuti kegiatan Senam Ceria SOIna Sumut. Acara yang penuh semangat dan kegembiraan ini menjadi bagian dari rangkaian Golden Dream Festival SOIna Sumut.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kabid Pembudayaan Olahraga (PO) Dispora Sumut, M Maimun Masri, yang mewakili Kadispora Sumut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung penuh kegiatan SOIna sebagai wadah bagi anak-anak bertalenta khusus untuk berkembang dan meraih prestasi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
Ketua SOIna Sumut, August Sinaga, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas antusiasme para peserta. Ia mengatakan bahwa ratusan anak dari berbagai daerah seperti Medan, Deli Serdang, Binjai, Stabat, dan Langkat ikut serta dalam acara ini. Selain siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) negeri dan swasta, kegiatan ini juga diikuti oleh komunitas seperti Potads dan Kombur DS, serta didukung oleh relawan dari kampus Unimed, Universitas Sari Mutiara, dan STOK Binaguna Medan.
August Sinaga menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengenalkan SOIna Sumut lebih luas kepada masyarakat serta memperkenalkan senam ceria SOIna, yang diciptakan oleh bidang prestasi seni SOIna Sumut.
Acara berlangsung penuh keceriaan. Anak-anak terlihat gembira mengikuti senam bersama, dan panitia turut membagikan berbagai hadiah menarik kepada para peserta.
Sementara itu, Sekretaris SOIna Sumut, Mardi Panjaitan menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Golden Dream Festival SOIna Sumut. Setelah Senam Ceria, festival ini akan berlanjut dengan Kejuaraan Bocce pada 21-22 Februari di SLB E Negeri Pembina Provinsi Sumut, Jalan Guru Sinumba No. 5, Medan Helvetia.
Kejuaraan Bocce ini akan menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi bagi anak-anak bertalenta khusus di Sumatera Utara, bahkan beberapa atlet dari Aceh juga dijadwalkan hadir. Nomor yang dipertandingkan cukup beragam, seperti Single untuk tuna grahita putra dan putri, autis, dan down syndrome. Selain itu, ada juga nomor unified, yaitu nomor beregu yang melibatkan atlet disabilitas dan tiga anggota keluarganya, yang tentunya akan semakin meriah dan seru.
Acara diakhiri dengan penampilan tari dan lagu dari anak-anak hebat, yang disambut meriah dan diberi berbagai hadiah menarik. (*)











