Madina, Armadaberita.com – Sebuah tambang emas ilegal beromzet miliaran rupiah per hari akhirnya dibongkar jajaran Polda Sumatera Utara. Lokasinya berada di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal—wilayah yang selama ini kerap menjadi sorotan karena aktivitas ilegal yang merusak lingkungan.
Dalam operasi dramatis yang melibatkan lebih dari 200 personel, aparat menyita 14 ekskavator raksasa dan mengamankan 17 orang terkait aktivitas tambang. Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan, mengungkap fakta mencengangkan: satu titik tambang mampu menghasilkan 100 gram emas ilegal setiap hari, dan masih ada beberapa titik lain yang beroperasi.
Penggerebekan ini menjadi pukulan telak bagi jaringan pertambangan liar yang diduga sudah berjalan dua hingga tiga bulan. Selain meraup keuntungan fantastis, aktivitas mereka merusak kawasan sekitar Sungai Batang Gadis dan mengancam keselamatan warga.
Saat ini seluruh terduga pelaku masih diperiksa. Polda Sumut menegaskan operasi serupa akan terus digencarkan untuk melindungi alam dan menghentikan perusakan lingkungan di Sumatera Utara. (Redaksi)











