Medan, ArmadaBerita.Com – Penggerebekan sarang narkoba di Gang Pantai, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (18/10/2026) sore, hanya berujung pada pengamanan seorang pria. Sejumlah orang lainnya melarikan diri dengan melompat ke sungai saat melihat kedatangan petugas gabungan.
Dalam penggerebekan tersebut, tim gabungan menyita 4 paket sabu siap edar, 7 paket ganja, puluhan alat hisap sabu atau bong, serta timbangan elektrik. Lapak narkoba yang ditemukan di lokasi juga dihancurkan dan dibakar.
Penggerebekan dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan bersama Ditresnarkoba Polda Sumut dan BNNP Sumut setelah lokasi yang berstatus daerah pantauan itu kembali terdeteksi menjadi tempat praktik jual beli narkoba.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Senin (19/10/2026) pagi, mengatakan pria yang diamankan berinisial DW (19). Ia diduga sebagai pengguna atau pemakai narkoba.
“Kami mengamankan satu orang yang kami duga sebagai pengguna atau pemakai. Sejumlah pelaku melompat ke sungai, begitu melihat kedatangan kami,” ungkap Rafli.
Menurut Rafli, kondisi akses menuju lokasi turut menyulitkan petugas. Sarang narkoba tersebut berada di ujung gang dengan jalan yang sangat sempit dan hanya bisa dilalui sepeda motor. Kondisi itu dimanfaatkan sejumlah pelaku untuk melarikan diri.
Usai penggerebekan, petugas menghancurkan dan membakar lapak yang ditemukan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan agar tempat itu tidak kembali digunakan untuk aktivitas serupa.
“Sesuai komitmen kami, seluruh lapak yang ada kami bumihanguskan. Tempat ini akan kembali menjadi pantauan kami, dan penggerebekan serupa akan kami lakuka jika praktek serupa kembali ditemukan,” kata Rafli.
Ia menegaskan, pemberantasan sarang narkoba di Gang Pantai juga membutuhkan keterlibatan masyarakat setempat. Menurutnya, upaya tersebut tidak akan berjalan baik tanpa dukungan warga.
“Komitmen kami jelas dalam memberantas narkoba. Sesuai dengan tagline Bapak Kapolri, pulihkan para pengguna, putus mata rantai bandar narkoba, Polisi bersama masyarakat,” pungkasnya.











