Daerah  

Pemprov Sumut Kejar Penyelesaian 5.395 Kegiatan Pembangunan Sebelum Akhir Tahun

Kepala Biro Pembangunan setdaprovsu Faisal Nasution saat melakukan Konferensi Pers di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro, Kota Medan, Kamis (8/10/2026). Foto: Arvin
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan dengan melakukan pemetaan dan evaluasi terhadap kegiatan yang masih berjalan. Pemprov Sumut menargetkan seluruh kegiatan rampung paling lambat 26 Desember 2026.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumut (Setdaprovsu), Faisal Arif Nasution, mengatakan terdapat 5.395 kegiatan yang dilaksanakan 42 organisasi perangkat daerah (OPD) sepanjang tahun ini.

“Secara umum terdapat 42 organisasi perangkat daerah (OPD) yang di tahun ini melaksanakan 5.395 kegiatan fisik infrastruktur dan kegiatan fisik non infrastruktur,” ujar Faisal dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (8/10/2026).

Dari total tersebut, sebanyak 853 kegiatan merupakan pembangunan fisik infrastruktur, sedangkan 4.542 lainnya berupa kegiatan fisik noninfrastruktur. Selain itu, Pemprov Sumut juga menjalankan dua program strategis nasional, 364 kegiatan Program Strategis Daerah (PSD), 236 kegiatan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), serta 655 kegiatan Transfer Keuangan Daerah (TKD).

Secara keseluruhan, porsi anggaran kegiatan Pemprov Sumut mencapai sekitar Rp4,4 triliun. Dari jumlah tersebut, pekerjaan yang telah berkontrak mencapai sekitar Rp3,7 triliun.

Faisal mengatakan perkembangan realisasi pembangunan dipantau secara berkala melalui aplikasi Progress Report Pengendalian Pembangunan (PRP2) Sumut. Setiap OPD menyampaikan laporan realisasi paling lambat tanggal 10 setiap bulan.

“Untuk realisasi fisik ini kami menerima laporan pada tanggal 10 setiap bulannya dari masing-masing OPD, laporan di bulan ini masih proses penginputan dalam aplikasi Progress Report Pengendalian Pembangunan (PRP2) Sumut,” katanya.

PHTC dan PSD Terus Dipantau

Untuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Wins, Faisal menyebut program tersebut dilaksanakan sembilan OPD melalui 236 kegiatan. Program ini memiliki pagu anggaran sekitar Rp1,1 triliun, dengan nilai kontrak mencapai Rp1 triliun dan realisasi fisik sebesar 39,30%.

Sementara Program Strategis Daerah (PSD) yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur dilaksanakan 23 perangkat daerah dengan 364 kegiatan. Pagu anggarannya mencapai sekitar Rp916 miliar, sementara nilai kontrak yang telah berjalan sekitar Rp826 miliar. Hingga triwulan III, realisasi fisiknya mencapai 31,61%.

Faisal mengakui pelaksanaan pembangunan masih menghadapi dinamika, terutama terkait faktor teknis dan nonteknis, termasuk proses pengadaan barang dan jasa.

Menurut dia, sejumlah kegiatan baru memasuki tahap kontrak pada Juli hingga September. Namun, Pemprov Sumut tetap optimistis seluruh kegiatan dapat diselesaikan sesuai target.

“Ada beberapa kegiatan yang baru berkontrak di bulan Juli dan September. Namun melihat sisa masa waktu yang ada, insya Allah seluruh pelaksanaan kegiatan ini dapat rampung paling lambat pada 26 Desember 2026,” tegasnya.

Pengendalian dan pemutakhiran data melalui PRP2 Sumut terus dilakukan untuk memastikan perkembangan setiap kegiatan dapat dipantau secara berkala. Pemprov Sumut pun optimistis seluruh program pembangunan yang telah direncanakan dapat dituntaskan sebelum akhir tahun.

“Kami optimis pelaksanaan kegiatan dapat rampung semua sebelum akhir tahun,” kata Faisal. (Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *