Medan, ArmadaBerita.Com – Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, melakukan misi kemanusiaan ke Sumatera Utara untuk menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng). Perjalanan bantuan ditempuh menggunakan Pesawat Hercules dimulai dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan singgah menyiapkan keperluan logistik lainnya di Lanud Soewondo, Medan, baru kemudian ke Lanud Ferdinand Lumbang Tobing di Tapteng.
“Saat ini kami berada di Lanud Soewondo dan akan segera bergerak menuju Lanud Dr. Ferdinand Lumban Tobing untuk melanjutkan proses penurunan dan serah terima bantuan bagi warga di Sibolga dan Tapanuli Tengah. Kami ingin memastikan bantuan tiba secepat mungkin dan tepat sasaran,” ujar Zita Anjani di Lanuf Soewondo Kota Medan, Selasa (2/12/2025) siang.
Beliau menegaskan bahwa misi ini bukan hanya tentang pengiriman logistik, tetapi juga menghadirkan dukungan moral dan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang berjuang menghadapi dampak bencana.
Bantuan yang dibawa mencakup beras bulog sebanyak 10 ton, kebutuhan dasar seperti obat-obatan, kasur, perlengkapan anak, serta kebutuhan mendesak lainnya. Dalam kesempatan ini, Zita juga memberi perhatian khusus pada kebutuhan anak dan perempuan, termasuk pemenuhan nutrisi anak, perlengkapan kebersihan perempuan, serta kebutuhan ibu dengan balita.
“Dalam setiap bencana, kelompok yang paling rentan adalah anak-anak dan perempuan. Karena itu kami memastikan bantuan yang kami bawa juga menjawab kebutuhan mereka,” tambahnya.
Ketika ditanya berapa kali bantuan dari pemerintah pusat atau Presiden telah disalurkan untuk korban bencana di Sumut, terutama di Tapteng dan Sibolga, ia menjelaskan bahwa bantuan terus diberikan dan masih berlanjut hingga sekarang.
“Bantuan ini terus bergulir dan sudah beberapa kali kita salurkan. Insyaallah besok saya juga akan terbang ke Aceh untuk menyalurkan bantuan. Ini menunjukkan bahwa negara hadir,” jelasnya.
Setibanya di lokasi, Zita dan tim akan memastikan proses penurunan dan serah terima bantuan berjalan cepat dan tepat kepada pihak yang membutuhkan.
Ia menutup dengan penegasan bahwa pemulihan masyarakat adalah fondasi penting bagi keberlanjutan pariwisata di daerah tersebut.
“Pemulihan warga selalu menjadi prioritas kami. Jika masyarakatnya kuat, daerahnya akan bangkit, dan pariwisata dapat berkembang dengan lebih baik,” ujar Zita.
Misi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi UKP bersama Bulog, TNI , dan berbagai pemangku kepentingan yang bergerak cepat merespons kebutuhan warga terdampak. (Asn/*)











