NEWS  

Dada Tertusuk, Leher Luka Sayatan, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas di Jembatan Laud Dendang

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Seorang Remaja ditemukan warga tergeletak tak bernyawa dengan kondisi luka dan bersimbah darah di Jalan Perhubungan, Desa Laud Dendang, persisnya di jembatan Tol Pasar 12, Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, Minggu (19/7/2020) sekira pukul 04.00 WIB.

Warga yang mengetahui hal itu langsung menuju lokasi. Tak lama, tim inafis Polrestabes Medan juga datang guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Namun saat dilakukan pemeriksaan, petugas tak menemukan identitas remaja yang diperkirakan berusia belasan tersebut. Namun belakangan, korban diketahui bernama, Ricart Kesuma (16) warga Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap beberapa saksi bernama, Arfensya Sitomorang, Sudiono, termaksud Kadus Dusun 5 di Jalan Perhubungan bernama, Susanto (41) bahwa mayat tersebut ditemukan pasca adanya bentrok oleh sekelompok gank motor sekitar 50 unit berboncengan.

Awalnya, warga sempat melihat sekelompok genk motor tersebut berada di Simpang Beo, Desa Laud Dendang. Namun takut mengganggu ketenangan, warga sempat menghalaunya sehingga kelompok genk motor tersebut beralih ke Jalan Sukarela Barat dan kembali muncul di Simpang Empat Jalan Karto dan menuju Jalan PWI.

Tepatnya di Jembatan Tol yang tak jauh dari persimpangan empat tersebut, keberadaan kelompok pengendara motor itu terlibat bentrok dengan sekelompok pengendara lain dan masyarakat setempat. Hingga akhirnya salah satu pengendara motor disana jadi korbannya.

Tak jauh dari penemuan mayat korban, juga ditemukan 1 unit sepeda motor yang hangus terbakar.

Oleh petugas, mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Sementara sepeda motor yang hangus terbakar dibawa ke Polsek Percut Sei Tuan.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Rianto menjelaskan, saat ini pihaknya telah memeriksa beberapa orang saksi terkait tewasnya korban.

“Dari keterangan saksi Sudiono, bahwa ada kumpulan geng motor sebanyak 50 orang melintas dari Simpang Beo ke Jalan Irian Barat kemudian keluar ke Gang Karto dan melihat 1 unit sepeda motor sudah terbakar lalu kumpulan geng motor dihadang warga dan mengarah ke atas jembatan tol dan di atas terjadi tauran,” terang Iptu Rianto.

Sementara, lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru itu lagi, saksi lain bernama, Arfensyah Situmorang menyatakan bahwa ia sempat mendengar rumahnya dilempari oleh geng motor yang tauran di atas jembatan tol Laud Dendang. Disitu ia langsung menghubungi Kadus 5 bernama, Susanto.

Usai mendapat kabar adanya tauran genk motor, sang Kadus mendatangi lokasi dan melihat di atas jembatan tol terjadi keributan oleh sekelompok orang.

Hingga saat malam ini polisi terus menyelidiki terkait pelaku yang menewaskan remaja tersebut. Namun saat sore tadi, polisi mengaku telah mengetahui identitas korban.

“Sore tadi identitas korban sudah diketahui. Korban bernama, Ricart Kesuma (16) warga Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan. Dari tubuh korban ditemukan tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya. (Nst/Yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *