Dari FIS Menuju FKM, Dr. Nursapia Harahap Torehkan Prestasi Cemerlang Sebelum Resmi Dilantik Jadi Dekan Baru

Share

Armadaberita.com | Medan – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) kembali menorehkan babak baru dalam kepemimpinan akademiknya. Dalam seremoni pelantikan dan serah terima jabatan yang digelar khidmat di Aula Rektorat Kampus IV Tuntungan, Rabu (28/5/2025), Dr. Nursapia Harahap, M.A. resmi dilantik sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Rektor UINSU, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., yang juga melantik Prof. Dr. Mesiono, S.Ag., M.Pd. sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) serta sejumlah kepala pusat lembaga. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pejabat yang dilantik, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu penelitian.

Namun sorotan utama tertuju pada sosok Dr. Nursapia Harahap, yang sebelum menduduki jabatan barunya di FKM, telah menorehkan sejumlah capaian luar biasa selama memimpin FIS. Selama dua tahun kepemimpinannya sebagai dekan perempuan pertama di FIS, ia berhasil mengantarkan dua program studi—Ilmu Perpustakaan dan Ilmu Komunikasi—meraih akreditasi “Unggul”. Sebuah lompatan signifikan dari lima kepemimpinan sebelumnya.

Tak hanya itu, Nursapia juga mencatat prestasi strategis sebagai Sekretaris Tim Pengadaan Tanah Kampus Terpadu UINSU di Desa Sena. Bersama tim, ia sukses menyelesaikan proses sertifikasi lahan seluas 97,138 hektare sebagai milik sah UINSU—capaian penting yang selama ini dinilai tidak mudah.

“Keberhasilan beliau sungguh di luar ekspektasi,” ujar salah satu dosen senior FIS yang turut hadir dalam acara.

Kini, tongkat estafet kepemimpinan berpindah ke Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan banyak pihak berharap Nursapia mampu membawa semangat reformasi dan inovasi yang sama. Fokus utama ke depan adalah mendorong FKM meraih akreditasi “Unggul”, seperti yang telah dicapainya di FIS.

Dengan jejak rekam yang solid, Dr. Nursapia Harahap diharapkan tak hanya menjadi pemimpin administratif, tetapi juga penggerak perubahan akademik yang berkelanjutan di lingkungan FKM. Sebuah tantangan baru yang disambut dengan optimisme dan harapan besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *