NEWS  

BNPT dan KPTIK Sukses Gelar Kompetisi Jurnalis Kebangsaan di Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Share

Yogyakarta, Armadaberita.com – Setelah sukses menggelar kompetisi di Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Universitas Islam Negeri Salatiga, kali ini Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Komite Penyelarasan Teknologi Informasi dan Komunikasi (KPTIK) melanjutkan Kompetisi Jurnalis Kebangsaan di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

UAJY menjadi perguruan tinggi swasta pertama yang dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi ini. Acara ini merupakan bagian dari program yang bertujuan meningkatkan kesadaran kebangsaan dan toleransi melalui jurnalistik.

Acara dimulai dengan Kuliah Umum Kebangsaan yang dihadiri ribuan mahasiswa. Prof. Dr. Irfan Idris, M.A., Direktur Pencegahan BNPT, yang mewakili Kepala BNPT, mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam menyuarakan persatuan dan kebhinekaan melalui karya jurnalistik. Selain itu, mahasiswa juga diberikan pelatihan dasar jurnalistik oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY, Drs. Hudono, S.H., untuk membekali mereka dalam menulis berita yang etis dan berbobot.

Kompetisi ini diramaikan dengan antusiasme tinggi. Begitu pendaftaran dibuka, lebih dari 100 mahasiswa langsung mendaftar hanya dalam waktu 10 menit. Selain itu, acara ini juga disertai dengan peresmian Warung NKRI Digital, sebuah program dari BNPT, yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Prof. Irfan.

Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, mengungkapkan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada UAJY sebagai tuan rumah kompetisi ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk mendorong mahasiswa dalam menyuarakan nilai-nilai persatuan bangsa melalui media jurnalistik.

Selain itu, Kolonel (Sus) Dr. Harianto dari BNPT juga menekankan bahwa kompetisi ini adalah wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan jurnalistik mereka dalam mengangkat tema kebhinekaan dan toleransi.

Acara ini didukung oleh berbagai sponsor seperti Aqua, Wings Group, Pasific Bike, Axioo, Zyrex, Fujitsu, dan Advan, yang memberikan hadiah menarik kepada peserta. Kegiatan ini juga dihadiri oleh pejabat daerah serta perwakilan dari berbagai institusi, termasuk Staf Ahli Gubernur DIY dan Ketua FKPT DIY.

Kompetisi ini diharapkan terus berlanjut di berbagai daerah lain di Indonesia, melibatkan lebih banyak mahasiswa, dengan tujuan membentuk jurnalis muda yang profesional dan berintegritas. (Dedy Hu)