AGAMA  

Karena Sakit, Calon Haji Asal Palas Ditunda Keberangkatannya

Kakanwil Kemenagsu bersalaman dengan jemaah calon haji Kloter 10 dari Palas dan Medan. (Ist)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Salah seorang calon haji asal Kabupaten Padang Lawas (Palas) terpaksa ditunda keberangkatannya. Hal itu lantaran, Sartiyah Siregar (60) manifes 007 yang tergabung di Kloter 10 mengalami penyakit Hipoksia.

Pembatalan jemaah calon haji tersebut dituangkan dalam surat rekomendasi yang ditujukan kepada Ketua PPIH Embarkasi Medan.

“Sartiyah Siregar asal Palas tersebut sudah dirujuk ke Rumah Sakit Haji Medan,” kata Ketua PPIH Embarkasi Medan Ahmad Qosbi sebelum melepas Kloter 10 asal Padang Lawas (Palas) dan Kota Medan di Ahmed, Kamis (23/5/2024) sore.

Diketahui, untuk Kelompok Terbang ini, jamaah calon haji tertua bernama Sariyam Hasibuan Binti Abu Kasim Hasibuan (87) asal Padang Lawas.

Sedangkan jemaah calon haji termuda di Kloter 10 asal Palas dan Kota Medan ini bernama Nassem Al Jourdi Bin Abdul Hadi (19) manifes 331 asal Kota Medan.

Selanjutnya dilaksanakan pelepasan tamu Allah Kloter 10 asal Palas dan Kota Medan sekitar pukul 14.30 WIB. Duyufurrahman tersebut dilepas Sekda Palas Arpan Nasution didampingi Kakanwil Kemenagsu Ahmad Qosbi.

Arpan berpesan kepada jemaah calon haji untuk tetap menjaga kesehatan. Melalui pemberangkatan sampai proses ibadah haji maupun pulang ke tanah air.

“Di samping itu lebih mengutamakan yang rukun dan wajib, menjaga kekompakan. Harap egosentral dibuang jauh-jauh, sehingga tujuan kita untuk melaksanakan ibadah haji betul-betul bisa dilaksanakan. Kemudian taati aturan yang ada di Arab Saudi,” pesannya.

Sementara Kakanwil Kemenagasu selaku Ketua PPIH Embarkasi Medan Ahmad Qosbi menyampaikan, jemaah calon haji kloter 10 ini adalah kloter terakhir di gelombang pertama. Menurutnya, haji ini tidak semudah yang kita inginkan. Bapak ibu yang berangkat ini mau berangkat lagi boleh mendaftar setelah 10 tahun nanti tahun 2034.

“Karena susahnya berangkat haji ini. Saya berharap anggap ini haji yang terakhir, kerjakan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna. Bapak ibu berangkat ke tanah suci untuk membersihkan diri pikiran hati dari dosa-dosa yang pernah dilakukan. Tinggalkan semua dosa di sana, dan pulang nanti menjadi haji mabrur/mabrurah,” imbuhnya.

Jemaah calon haji Kloter 10 asal Palas dan Kota Medan berjumlah 350 orang ditambah 8 petugas Kloter ini berangkat menuju tanah suci dari Bandara Kuala Namu sekitar pukul 19.52 WIB. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *