Asahan, ArmadaBerita.Com
Seorang warga Medan berinisial DAP (35) yang bekerja sebagai karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Air Joman, Kabupaten Asahan dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani uji swab. Kini, DAP menjalani perawatan di RS Dr. Pringadi Medan.
Hal tersebut disampaikan juru bicara Gugus Tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, M.SI dalam Press Release kepada Wartawan, Selasa (2/6/2020).
Rahmat Hidayat Siregar menjelaskan dari data yang diterimanya, pasien mengalami gejala awal demam dan batuk dan pada tanggal 20 Mei 2020. Kemudian yang bersangkutan berobat ke RS. Dr Pringadi Medan dan dilakukan pemeriksaan Uji SWAB/PCR yang hasilnya keluar pada tanggal 28 Mei 2020 dan dinyatakan positif.
Untuk meminimalisir penyebaran Kasus tersebut, jelas, Rahmat, Tim Dinas Kesehatan telah melakukan Tracing dengan Rapid Test Covid-19 di Puskesmas Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman.
“Rapid test dilakukan terhadap 24 orang Karyawan Bank BRI Unit Air Joman tempat pasien bekerja pada pukul 10.00 WIB (2/6/2020), dan penyemprotan desinfektan terhadap lingkungan kantor juga telah kita kakukan dalam waktu yang sama,” jelas Rahmat Hidayat.
Dari hasil Rapid test yang telah dilakukan terhadap ke 24 orang karyawan BRI Unit Air Joman (Binjai Serbangan) semuanya menunjukkan hasil Non Reaktif.
Rahmat hidayat juga mengatakan, untuk data Covid-19 di Asahan, untuk yang positif masih lima orang, dengan pembagian satu orang masih di rawat, tiga orang sembuh, dan satu orang meninggal dunia.
Sedangkan PDP yang sebelumnya sebanyak lima orang, empat orang dinyatakan tidak terpapar Covid-19, hanya tersisa satu orang yang kini menunggu hasil swab.
“Untuk ODP tersisa empat orang. Kita berharap yang bersangkutan cepat sembuh,” tambah Hidayat.
Sementara itu Pihak BRI Cabang Kisaran menyampaikan bahwa biarpun hasil Uji Rapid Test Non Reaktif namun pihaknya akan melakukan isolasi mandiri.
“Kita tetap akan melakukan Isolasi Mandiri terhadap ke 24 orang karyawan BRI Unit Air Joman (Binjai Serbangan) untuk mamastikan penyebarannya dapat dihindari,” sebutnya. (Fit)











