Trik dan Tips Penanganan Dampak Virus Corona dan Penanggulangannya dari Dr. Endy

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Mengenai Virus Covid-19, semua sepakat bahwa keberadaannya bagai teror hingga menjadi bencana wabah di dunia bahkan Indonesia.

Dalam menyikapi, Dr.dr, Endy Julianto, MKT punya trik dan tips dalam penanganan dan penanggulangan bagi yang terdampak hingga antisipasinya.

Untuk tahap awal pria bergelar Doktor ini menyebut pemerintah harus memberikan langkah-langkah pencegahan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar penyebaran virus tidak terjadi begitu luas.

Sebab, kita tau bahwa virus covid-19 ini penyakit jenis yang baru belum teridentifikasi oleh masyarakat dan virus ini penyebaran dari hewan ke manusia.

“Terdapat gejala pada virus ini yaitu saskov II gejala umum seperti gangguan pernafasan demam, batuk kering, disertai sesak nafas. Masa inkubasi virus 6-14 hari. Gejala berat yaitu pneumonia,” kata Dr. dr Edy, kepada wartawan di Medan, Sabtu (21/3/2020).

Penanggulangannya, adalah pencegahan dengan vaksin, tapi masih proses penelitian pada tahap 1.

“Jadi ada beberapa tahap yang harus dilewati agar vaksin itu meliabel terhadap manusia. Sekarang yang kita lakukan adalah cara pengobatan di berbagai negara itu adalah dengan menggunakan obat clorofim dan avigan,” jelas, dokter yang juga dosen di Universitas Methodist Indonesia ini.

Sebagaimana diketahui, pemerintah Indonesian sendiri telah mengimpor obat-obat ini sebagai untuk virus covid-19. Kemudian dengan rapid test untuk menjalankan dilakukan screening untuk virus covid-19 ini.

“Rapid test itu bukan untuk mendiagnosa tapi untuk screening, jika hasil positif (+) tetap dilakukan konfirmasi PCR untuk mendiagnosa,” bilang dr Edy di klinik pribadinya.

Sebagai seorang dokter dan juga pengajar, ia pun mendukung upaya pemerintah, agar selalu menjaga kebersihan serta mengurangi aktifitas keramaian dalam situasi darurat saat ini.

Hal itu, dikarenakan banyaknya imbas dari penularan yang terjadi. Seperti yang beredar baru-baru ini di RS Adam Malik Medan. Bahkan Kabar yang beredar d RS Adam Malik tipe A itu salah satu yang meninggal adalah dr.sp.p, namun belum diduga atau diketahui terkena covid 19.

Menurutnya, info yang menyebabkan tewasnya dr.sp.p menjurus ke covid 19 dikarenakan hasil uji lab kemarin belum slesai, namun up deat terbaru ada 2 yang positif disna. Meski begitu, ia mengaku tak gentar.

“Kalau dibilang takut, tidak. Kita hanya perlu waspada seperti saya sedang praktek ini, pasien yag mau masuk diwajibkan memakai Handsanitizer, lalu kita melakukan tem suhu tubuh, lalu saya tambahkan menyemprot tubuh pasien dengan desinfektan. Baru saya izinkan pasien tersebut masuk,” ungkapnya dalam mengantisipasi diri.

Jika pasien sedang batuk atau pilek, sambungnya, akan diberikan masker sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran ini. Jika pasien keluhkan demam, batuk, pilek, tindakannya langsung memberi rujukan ke rumah sakit.

“Yang saya lihat dari instagram dalam pengawasan pasien positif (+) ada 2 orang yang 1 meninggal di RS Adam Malik Medan dan tinggal yang 1 lagi, tetapi pemerintah tidak boleh memberikan informasi pasien yang terinfeksi virus covid-19 ini. Untuk saat ini test hanya bisa dilakukan di Litbangkes Jakarta, karena belum ada di daerah daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara menyebut, covid 19 ini memang benar-benar sangat mengkhawatirkan. Untuk itu ia kembali menekankan kepada semua pihak agar menutup seluruh tempat keramaian dan menjauhinya sampai saat situasi kembali kondusif.

“Hindari, kafe, club malam, diskotik, tempat hiburan dan lokasi keramaian serta hiburan lainnga, sebagai antisipasi penyebaran covid 19, dan berharap masyarakat agar mengisolasi diri,” Edy Ramayadi.

Ia menyadari bahwa, akibat situasi ini, perekonomian menjadi terganggu. Namun keselamatan jiwa adalah yang utama.

“Saya faham, efek terbesar dari visur adalah ekonomi. Tapi saya harap saudara-saudaraku memahami jiwa kita dan orang banyak lebih berharga dari apapun. Namun tidak boleh cemas, karena tidak bisa menyelesaikan masalah. Kita juga barharap perlindungan dari Allah SWT,” harapnya. (Wawi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *