Mandau, Armada Berita – SMPS Pelopor Mandau telah kembali menjadi pelopor dalam upaya mendidik para siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan. Pada 18 hingga 19 Oktober 2023, sekolah ini melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang diikuti oleh seluruh guru dan siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan: Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik.”
Pilihan tema tersebut dipicu oleh permasalahan serius yang ada di sekitar kita, yaitu permasalahan sampah. Kepala SMPS Pelopor Mandau, Septi Susanti, S.Pd. B. menjelaskan, “Kita sebagai manusia seharusnya menjaga dan melestarikan alam semesta ini. Alam semesta dan manusia memiliki hubungan yang kuat karena berkaitan dengan roda kehidupan manusia itu sendiri. Dimana hal ini berhubungan dengan karma manusia, ‘apa yang ditanam maka itulah yang akan dituai’. Jika lingkungan alam rusak karena sampah, maka akan mengancam kehidupan manusia.”
Tujuan utama P5 ini adalah agar peserta didik bisa menganalisis, menemukan solusi alternatif, dan langsung terlibat dalam upaya menangani sampah di lingkungan sekitar.
Septi Susanti berharap, “Semoga kegiatan P5 ini dapat menginspirasi warga sekolah dan masyarakat sekitar dalam menjaga dan mengelola lingkungan.”
Sebagai narasumber P5, Berto Sitompul, S.Pd., Gr, Direktur Bank Sampah Balai Raja dan pendiri Bank Sampah Mengajar, memberikan wawasan yang berharga kepada peserta didik. Berto mengapresiasi inisiatif Kepala SMPS Pelopor Mandau dalam menerapkan P5 dengan fokus pada “Gaya Hidup Berkelanjutan.”
“Tema P5 kali ini adalah gaya hidup berkelanjutan yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Kami berharap semua warga sekolah dapat menerapkan hidup minim sampah dalam pembelajaran dan aktivitas sekolah,” kata Berto Sitompul.
Edukasi yang diberikan dalam P5 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang kebersihan lingkungan dan menjadikan masalah sampah sebagai tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajarkan siswa tentang pentingnya pemilahan sampah. Sampah yang telah dipisah dan dipilah berdasarkan jenisnya, yakni organik dan anorganik, selanjutnya dikirim ke bank sampah untuk diolah,” paparnya.
SMPS Pelopor Mandau telah menjalankan peran kunci dalam membentuk para siswa sebagai agen perubahan yang mempedulikan lingkungan dan menjadi penyelesaian atas permasalahan seperti sampah dalam komunitas mereka. (Dewa)











