Simalungun, Armadaberita.com – Polres Simalungun telah menegaskan kesiapannya untuk melaksanakan pengamanan dalam pemilihan kepala nagori gelombang kedua di wilayah Kabupaten Simalungun. Pernyataan ini disampaikan oleh Kapolres Simalungun, AKBP Ronald F.C Sipayung, SH, SIK, MH saat menggelar Apel Pasukan Pengamanan Pemilihan Pangulu Nagori di Lapangan Apel Kantor Bupati Simalungun pada Selasa (12/9/2023).
Kapolres Ronald menyampaikan, jajaran Polres Simalungun siap dalam melaksanakan kegiatan pengamanan Pemilihan Kepala Nagori Gelombang ke dua di Wilayah Kabupaten Simalungun. “Kegiatan pengamanan dilaksanakan untuk 77 Pangulu Nagori di 28 Kecamatan se-Kabupaten Simalungun,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ronald menjelaskan, sebanyak 938 Personel gabungan akan dilibatkan dalam pengamanan Pilpanag gelombang kedua ini. Rinciannya adalah 428 orang Personel Polres Simalungun, 250 orang Personel Kodim 0207/SMLN, 50 orang Personel BKO Brimob Poldasu, 120 orang Personel Samapta Poldasu, dan 90 orang Personel SatPol-PP Pemkab Simalungun.
Pengamanan akan berlangsung mulai dari hari ini hingga tanggal 13 September, meliputi 257 TPS dengan 104.854 DPT serta 232 jumlah calon pangulu. Kapolres berharap dukungan dari seluruh masyarakat dan stakeholder terkait agar pemilihan kepala nagori gelombang kedua ini dapat berjalan aman dan lancar.
Kegiatan Apel Gelar Pasukan ini juga menandai pelepasan pergeseran logistik dari Kantor Bupati Simalungun ke 28 Kantor Camat di seluruh Kabupaten Simalungun. Pukul 10.15 WIB, Forkopimpda melepas kendaraan yang mengangkut logistik ke 28 Kecamatan yang akan melaksanakan pemilihan sebanyak 77 Pangulu Nagori pada tanggal 13 September 2023. Penyelenggaraan pemilihan ini akan melibatkan 104.854 pemilih, dengan 232 calon yang akan bertarung di 357 TPS yang disediakan.
Sistem keamanan yang disiapkan mencakup pengamanan di 77 lokasi pemilihan Pangulu Nagori di 28 Kecamatan se-Kabupaten Simalungun, serta pengamanan logistik yang diangkut menggunakan 28 kendaraan roda empat. Hal ini bertujuan untuk menjamin kelancaran pemilihan Pangulu Nagori dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta hambatan lainnya. Bupati dan Kapolres Simalungun juga mengingatkan semua pihak untuk menjaga situasi kondusif selama proses pemilihan berlangsung. (ASN)










