NEWS  

40 Wartawan Studi Banding ke Yogyakarta

Rombongan wartawan dari Medan berfoto di lokasi Candi Borobudur. Sebanyak 40 wartawan dari Medan difasilitasi Pemko Medan untuk studi banding ke kota Jogja. Foto: Arvin Syahputra Nasution
Share

Medan, Armadaberita.com – Perjalanan studi banding yang diadakan oleh Pemko Medan telah membawa 40 wartawan dari kota ini ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kesempatan ini membuka pintu menuju pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana kota lain mengatasi tantangan dan meraih kesuksesan. Dalam perjalanan yang berlangsung dari 6 hingga 8 September 2023, para wartawan telah mengeksplorasi sejumlah potensi kota Yogyakarta dan merasakan manfaat kerja sama erat antara pemerintah daerah dan media.

Para wartawan yang berpartisipasi dalam perjalanan ini tidak hanya mendapatkan pengetahuan yang lebih luas tentang potensi pariwisata dan upaya penataan kota, tetapi juga mendulang pelajaran berharga tentang pentingnya kerjasama yang erat antara pemerintah dan media dalam memajukan suatu daerah.

Salah satu aspek yang mencolok dalam perjalanan ini adalah kunjungan ke kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Yogyakarta. Kedatangan rombongan wartawan dari Medan disambut baik oleh Kadis Kominfo Yogyakarta, Trihastono. Dalam pertemuan itu, wartawan Medan mendengar tentang kerjasama yang erat antara pemerintah dan media lokal di Yogyakarta. Mereka mengetahui bahwa Dinas Kominfo Yogyakarta telah menyiapkan fasilitas khusus bagi wartawan untuk memudahkan kinerja mereka.

Trihastono juga memaparkan upaya Yogyakarta dalam meningkatkan pariwisata, mendukung UMKM, dan memastikan kebersihan kota. Ia menggarisbawahi pentingnya sistem tata letak dan kedisiplinan dalam menjaga kebersihan, yang telah menjadi bagian dari tradisi monarki yang berakar dalam budaya Yogyakarta.

Edy Sugiharto, Kabid Informasi Komunikasi Publik menambahkan, Yogyakarta telah mengimplementasikan berbagai inisiatif, termasuk bank sampah dan pemantauan melalui CCTV untuk menjaga kebersihan kota. Mereka juga melakukan pembinaan terhadap pedagang kaki lima dan pedagang lain di sepanjang Jalan Malioboro.

Para wartawan Medan juga menikmati perjalanan yang mengesankan ke berbagai tempat wisata, seperti mengunjungi Hutan Pinus Pengger, Hotel D’Senopati, dan Candi Borobudur di Provinsi Jawa Tengah. Mereka juga mengalami petualangan seru dengan Jeep di kawasan Gunung Merapi dan mengunjungi rumah-rumah penduduk yang menjadi museum akibat erupsi gunung tersebut.

Selain itu, para wartawan mengeksplorasi Keraton Yogyakarta dan melihat barang-barang peninggalan bersejarah serta oleh-oleh khas kota gudeg. Mereka menyempatkan diri untuk mengunjungi Bandara Kulon Progo sebelum kembali ke Medan.

Harus diakui, perjalanan studi banding ini tidak hanya memberikan wawasan yang berharga kepada wartawan, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan media. Dengan saling memahami, mereka dapat bersama-sama berkontribusi untuk memajukan kota Medan dan memberikan informasi yang lebih baik kepada masyarakat. Perjalanan ini telah membuka pintu untuk inspirasi, kerjasama, dan pertukaran ide yang lebih luas di masa depan. (Arvin Syahputra Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *