NEWS  

Viral Pria Pukuli Mantan Pacar Gadis Belia, Ibu Korban Lapor Polisi

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Rani Wijaya (37) ibu gadis belia berusia 17 tahun yang dipukuli seorang pria tak terima. Ia pun melaporkan ke jadian itu ke polisi dan menyambangi kantor bantuan hukum di Jalan Bromo Ujung/Jalan Selamat Gang Bunda Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, Selasa (18/7/2023).

Pasalnya, wajah anak gadisnya babak belur bahkan berdarah serta trauma usai dipukuli. Pria yang memukuli anaknya itu adalah mantan pacar sang anak berinisial ABT (25). Bahkan aksi penganiayaan tak seimbang itu viral setelah videonya beredar di media sosial.

Menurut pengakuan ibu korban, kejadian itu terjadi di kamar kos teman korban (kos Teratai) di Jalan Sahata, Kelurahan Sudirejo I Kecamatan Medan Kota pada Sabtu 15 Juli 2023 pagi.

“Jadi anak saya permisi main ke kos temannya. Disana pria yang katanya mantan pacar anak saya datang ke kos itu dan mau mencium serta memeluk anak saya, namun anak saya menolak sehingga pelaku marah dan langsung memukuli anak saya seperti yang viral di video itu,” ungkap ibu korban kepada wartawan.

Setelah kejadian itu, Mawar (nama samaran) awalnya takut memberitahukannya kepada Rani Wijaya, namun dengan banyak pertimbangan, gadis belia ini lantas memberanikan diri. “Kejadian sekitar jam 7 kurang, anak saya itu baru berani melapor ke saya sekitar jam 9 pagi gitu,” sebut Rani Wijaya.

Atas perlakukan pria berinisial ABT itu, Rani Wijaya dan anak serta keluarganya sepakat menempuh jalur hukum. Mereka pun berharap agar laporan yang telah dibuat dengan bukt lapor Nomor LP/B/2340/VII/2023/SPKT Polrestabes Medan, sehari pasca kejadian (16 Juli 2023), cepat ditindaklanjuti dan diproses.

“Harapan saya bersama kuasa hukum, bisa memberikan keadilan bagi anak saya dan pelaku bisa dihukum seberat-beratnya,” harap Rani Wijaya, dan ditambahi oleh kuasa hukum korban, Rizki Ramadhan, SH yang mengaku akan kembali mendatangi Polrestabes Medan serta memohon perlindungan hukum Komnas HAM dan Komnas Anak (KPAI).

Diketahui sebelumnya, video aksi pertengkaran yang berujung pemukuluan terhadap gadis belia tersebar luas di beberapa media sosial. Melalui keluarga, korban mengaku sempat mendorong pria berinisial ABT karena tak mau diajak berhubungan asmara yakni dicium dan dipeluk. Penolakan itu lantaran korban sudah tak mau dengan pelaku yang diduga pelaku sering berselingkuh.

Atas penolakan tersebut, pelaku emosi. Tanpa basa basi lagi ABT melepaskan bogeman ke wajah korban. Bibir, telinga, dan tangan korban tak luput dari pukulan ABT.

Tak hanya itu, ABT juga memukul dada korban, lalu mencekik leher korban. Aksi brutal itu dilakukan ABT berulangkali. ABT tak peduli walau korbannya sudah minta-minta ampun. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *