Medan, ArmadaBerita.Com
Guna menambah tempat pengolahan akhir sampah dari yang sudah ada sebelumnya, Pemko Medan juga telah menyiapkan TPA di Talun Kenas yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemkab Deli Serdang.
dr. Suryadi Panjaitan kepada wartawan, Kamis (2/2/2023) menuturkan, TPA Talun Kenas akan menerapkan sistem sanitary landfill seperti yang diterapkan di TPA Terjun Medan Marelan.
Untuk tahapan saat ini, kata dr. Suryadi Panjaitan, DLH Kota Medan terus berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan untuk melakukan peninjauan lokasi TPA Terjun dan membahas mengenai sistem pengelolaan sampah yang akan digunakan.
“Saya rasa disitu juga akan menggunakan sistem sanitary landfill karena sistem open dumping sudah harus ditinggalkan. Jadi dari kondisi lapangan yang ada itu cukup luas untuk menampung sampah kota Medan,” kata dr. Suryadi Panjaitan.
Dirinya juga menyebutkan saat ini sampah yang dihasilkan masyarakat kota Medan sekitar 2.000 ton/ hari, diharapkan sesuai dengan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) dalam pengelolaan sampah sampai dengan tahun 2025 pengurangan sampah di kota Medan bisa mencapai 30%. Sehingga apabila dikalkulasikan produksi sampah kota Medan yang akan berkurang sampai tahun 2025 sekitar 600 ton.
“Jadi kita harapkan sesuai dengan Jakstrada tersebut produksi sampah di kota Medan di tahun 2025 hanya berkisar 1.400 ton, karena sudah berkurang 30% dari yang saat ini diproduksi, namun kalau bisa lebih berkurang lagi,” harapnya.
Meskipun demikian dr. Suryadi Panjaitan tetap menghimbau masyarakat agar merubah perilakunya jangan lagi membuang sampah sembarangan khususnya membuang sampah di sungai. Lalu industri juga harus mengolah limbah pabriknya dengan baik dan benar jangan langsung dibuang sembarangan.
“Kita berharap masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan, mari kita menjaga bersama-sama kebersihan lingkungan kita,” ajak dr. Suryadi Panjaitan sembari mengingatkan masyarakat untuk sudah mulai memilah sampah dan mendaur ulang nya menjadi barang bernilai ekonomis. (Ril PM/ASN)











