Batang Kuis, ArmadaBerita.Com
Yang namanya masih bocah, memang tak bisa disalahkan dalam memegang benda yang bisa saja membahayakan. Pengawasan orangtualah yang lebih siagakan. Jika tidak, bisa fatal kepada dirinya dan semua orang.
Seperti yang dilakukan bocah berusia 5 tahun berinisial PDL alias Al. Gara-gara aksi usilnya tanpa pengawasan, rumah neneknya, Anum (51), di Cemara III, Dusun 8, Desa Tanjungsari, Kecamatan Batangkuis, ludes terbakar, Jumat (17/1/2020) pukul 11.00 WIB.
Menurut Anum, ia sedang menuang bensin yang mau dijualnya ke dalam ember. Kemudian, diapun mengisi satu persatu botol yang sudah disediakannya agar bensin bisa dijual eceran/per botol.
Namun, baru dua botol yang terisi, cucunya, Al datang. Ternyata, Al membawa mancis. Tiba-tiba, Al melemparkan mancis yang menyala ke dalam ember berisi bensin. Duarrr!!!
“Dilempar cucu saya mancis itu ke dalam ember berisi bensin. Nyalalah apinya, makin membesar,” kata Nek, Anum.
Karena api semakin membesar, sambung Anum, dia berinisiatif mengambil air dari kamar mandi dan menyiramkannya ke ember yang sudah dipenuhi api. Ia pun kewalahan hingga harus berteriak minta tolong.
Beruntung kejadian itu diketahui warga sekitar yang langsung membantu memadamkan api dengan alat seadannya.
Namun api tak kunjung padam, dan menjalar ke ruang tamu rumahnya hingga menghanguskan sejumlah barang, seperti tivi, kompresor, tabung gas elpiji 3 kilogram, dan barang lainnya.
Tak berapa lama, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kecamatan Batangkuis tiba di lokasi kejadian. Setengah jam kemudian, api berhasil dipadamkan.
“Tangan saya pun ikut terbakar. Ini luka kena api,” kata Anum sambil menunjukkan luka di tangan kanan dan kaki kirinya.
Meski tak menyebabkan korban jiwa, apalagi cucunya yang masih bocah, namun Anum mengalami kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 40 jutaan. (Candra/Kembar)











