NEWS  

Hanyut di Sungai Tembung, Bocah Kelas 6 SD Tiga Hari Belum di Temukan

Share

Percut, ArmadaBerita.Com

Memasuki hari ketiga dalam pencaharian, tim Basarnas Kabupaten Deli Serdang, bersama masyarakat belum menemukan jasad bocah kelas 6 Sekolah Dasar (SD) yang hanyut dari aliran Sungai Tembung, Senin (7/12/2010) dini hari.

Terlihat di malam ke tiga, pihak keluarga dibantu dengan masyarakat tak jauh dari lokasi korban hanyut terus melakukan pencaharian. Pencarian dilakukan dengan menyusuri sungai. Beberapa orang terlihat masuk ke dalam sungai yang saat ini posisi arus air masih cukup deras.

Salah seorang warga setempat yang ikut berenang melakukan pencarian menduga jika jasad bocah hanyut yang diketahui Iqbal A. (6) warga Gang Kapok, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan itu, telah mengalir jauh dari tempat semula hanyut.

Hal itu disampaikan warga mengingat pada hari kejadian, Sabtu (5/12/2020) sekira pukul 11.00 WIB, Iqbal mandi-mandi di bawah Jembatan sungai Gang Murai, Desa Bandar Khalipah, dengan debit air cukup tinggi dan arus sungai sangat deras.

“Kalau logikanya sudah sampai ke Bendungan di kawasan Bagan Percut. Soalnya, arusnya sangat deras sekali dan pada saat itu sungai banjir, serta Medan hujan deras beberapa hari itu, ditambah kumparan sampah mulai tidak ada,” kata, Ismed Fauzi ketika ditemui malam di aliran sungai pada saat melakukan pencarian, Senin dini hari tadi.

Malam dini hari tadi, jelas Ismed, ia bersama teman-temannya yang merupakan warga pinggiran sungai tak jauh dari lokasi korban hanyut mengaku hanya ikut memantau dari atas dan berharap korban bisa ditemukan sehingga bisa ikut membantu mengevaluasi.

Namun hampir dua jam melakukan pencarian, pihak keluarga dan sukarelawan yang menyesiri sungai dengan alat penerangan belum bisa menemukan korban.

“Pencahariannya hanya sekitara 1-2 km saja dari korban hanyut di Jalan Duku Raya, Desa Bandar Khalipah. Saya dengar pihak keluarga ikut apa kata orang pintar yang mereka bawa dalam pencarian,” sebutnya.

Hingga Senin (7/12/2020) menjelang siang, kabar mengenai ditemukannya bocah malang tersebut belum bisa dipastikan untuk ditemukan. Padahal pencaharian sudah dilakukan selama 3 malam berturut-turut.

Sebelumnya, warga sekitar sempat dihebohkan dengan kembali terdengar adanya korban hanyut di aliran sungai Tembung. Korban hanyut merupakan seorang bocah kelas 6 SD bernama Iqbal Armansyah (9) warga Gang Kapok, Desa Bandar Khalipah, Percut Sei Tuan.

Menurut warga di sekitar lokasi, korban diketahui bermain dan mandi ke sungai di bawah jembatan Gang Murai, Desa Bandar Khalipah bersama dua teman sebayanya.

“Sewaktu mereka bertiga main dan mandi di sungai, sempat dilarang oleh uwak-uwak yang lagi mancing disana, karena airnya sangat deras. Terus mereka tetap saja mandi,” ujar Amin (36), warga sekitar.

Naas menimpa Iqbal, begitu masuk ke dalam air, ia tak lagi nongol. Deras dan dalamnya air saat itu langsung menyeretnya ke dalam dan menghilang. Dua orang temannya sempat kebingungan dan ketakutan. Mereka minta tolong, dan akhirnya mendatangi rumah korban untuk melapor kepada orangtua korban.

“Teman-temannya yang datang melapor sambil membawa pakaian korban. Itulah kenapa kita khawatir sama anak kita, karena mereka ketika dilarang oleh warga sekitar tidak mau. Parahnya dan yang paling ironis, orangtuanya nanti ada yang tidak terima ketika anaknya yang lagi mandi di sungai itu dimarahi. Semoga orangtua semakin pintar mendidik anak,” ungkap, Amin. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *