NEWS  

Sempat Digrebek Denpom 1/5, Diskotik Champion Buka Lagi, Warga Jadi Resah

Share

Langkat, ArmadaBerita.Com

Meski sempat digrebek persoenl TNI dari Denpom 1/5 Medan pada Sabtu, 17 Oktober 2020 lalu, namun keberadaan Diskotik Champion yang berada di Jalan Sungai Musi, Desa Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, diduga kembali beroprasi.

Hal itu membuat warga masyarakat disanan jadi resah. Keresahan terutama dirasakan kaun ibu-ibu. Pasalnya, di dalam diskotik ditemukan lokasi permainan judi tembak ikan, judi jeckpot, serta disinyalir jadi sarang prostitusi dan narkoba.

“Iya sudah buka lagi. Pemiliknya berinisial SP mungkin orang kuat hukum, makanya bisa dengan mudah membuakanya lagi meski baru dirazia,” kata salah seorang warga saat ditemuai wartawan di lokasi diskotik, Sabtu (24/10/2020) siang.

Beberapa warga meresahkan dibuka kembali diskotik tersebut karena takut suami dan anak-anaknya terjerumus dan terikut hingga sering berkunjung ke lokasi.

Warga pun berharap sekiranya penegak hukum khusnya Polres Binjai bisa menertibkan perjudian dan hiburan yang meresahkan masyarakat, apalagi di massa Covid-19 ini.

“Yang namanya Diskotik, jelas ada tempat hiburannya, bagaiman mereka jaga jarak? Apalagi ada permainan judinya, bisa hancur kepala rumah tangga dan generasi bangsa yang sering datang ke sitiu,” celetuk ibu-ibu warga disana sembari berharap pihak berwajib menutupnya.

Keberadaan judi yang disebut-sebut ramai pengunjung di Diskotik itu terbukti kebenarannya. Hal itu setelah pihak Denpom 1/5 Medan menggerebek lokasi Diskotik Champion.

Dari Diskotik itu, personel TNI sempat mengamankan mesin judi tembak ikan, mesin judi jeckpot dan barang bukti lainnya. Kesemua barang bukti yang disita itu diserahkan ke Polres Binjai yang merupakan Wilayah hukumnya.

Namun pasca digrebek, lokasi itu kembali beroperasi sehingga masyarakat mulai resah. Warga pun meminta agar pihak Polres Binjai bisa tegas menindaknya.

Apa lagi Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dengan tegas mengatakan akan memberantas perjudian diseluruh Sumut. Irjen Pol Martuani terus menyerukan selogannya “Tidak Ada Tempat Bagi Penjahat”

“Sejak dibuka kembali lokasi itu tetap ramai didatangi pemain baik dari Binjai, juga dari wilayah lain sehingga menjadi tanda tanya masyarakat sudah digerebek kok tidak ada jerahnya. Padahal sudah jelas lokasi tersebut meresahkan,” cetus warga lainnya.

Bahkan salah seorang tokoh agama Kota Binjai pernah menyoroti keberadaan lokasi diskotik Champion itu. Tokoh agama disana mensinyalir kalau lokasi itu menjadi sarang peredaran narkoba.

Ditempat terpisah, Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo saat di konfirmasi awak media via whatsapp, belum memberikan keterangan mengenai keberadaan lokasi judi di diskotik Champion hingga mengenai pemanggilan terhadap pemiliknya karena menyediakan tempat hiburan yang meresahkan. (CR/Syahrizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *